Gus Ulil: Warga NU Harus Berilmu

0
301
dok. PC GP Ansor Badung

PWNUBALI.OR.ID – PC GP Ansor Badung mengadakan Ngaji Kebangsaan bersama Gus Ulil Abshar Abdalla di Gedung PCNU Kab. Badung, Sabtu (7/9) malam.

Ketua PW GP Ansor Bali H. Yunus yang hadir beserta beberapa jajaran pimpinan wilayah dalam sambutannya mengajak hadirin agar bersama menjaga ukhuwah.

“Mari kita jaga ukhuwah antar sesama di pulau Bali ini, dan Ansor Banser di bali jangan lupa bersilaturahmi kepada sesepuh Ansor di bali. Karena tanpa para sesepuh tersebut belum tentu ada kita sekarang ini,” ujarnya.

Sedangkan H. Imam bukhori Ketua PC GP Ansor Kab.badung menyampaikan bahwa kaderisasi harus terus berjalan.

“Dan malam ini waktunya kita mengaji mengenai kebangsaan untuk memperkuat NKRI. Agar tidak gampang diusik oleh kelompok-kelompok lain. Seperti kasus papua yang baru baru ini,” katanya.

Tokoh muda NU Ulil Absar Abdalla atau yang biasa disapa ‘Gus Ulil’ dalam penyampaian ceramahnya malam ini banyak mengutarakan tentang pentingnya ilmu agama dan aplikasinya dalam rangka memajukan organisasi NU, termasuk juga Banom dan Lembaganya.

Gus Ulil berujar, “Orang yang berilmu dalam bidang keagamaan disebut sebagai ulama. Namun orang berilmu tapi tidak takut kepada Allah, tapi takut kepada sesama manusia, kedudukan sosial dan uang, itu namanya bukan ulama lagi.”

“Organisasi kita Nadlatul ulama ini adalah kebangkitan orang orang yang berilmu pengetahuan dalam bidang agama,” tegasnya.

Maka menurut Gus Ulil, tujuan akhir dari ‘tholabul ilmi’ adalah timbulnya rasa takut kepada Allah.

“Takut dalam pengertian bahwa kita terus sadar dengan kehadiran Allah dalam hidup kita. Kita takut kepada Allah itu kita sadar, bahwa seluruh gerak gerik kita di lihat oleh Allah, baik dalam keseharian ataupun organisasi,” papar menantu KH. Mustofa Bisri ini.

Gus Ulil juga menyampaikan 3 ilmu ukhuwah dari kiai Ahmad Shiddiq yaitu,
1. Ukhuwah Sesama Muslim
2. Ukhuwah Sesama Warga Indonesia
3. Ukhuwah Sesama Manusia

“Jika kamu tidak bisa bersaudara atas dasar sesama muslim, maka bersaudara atas dasar warga Indonesia, dan jika itu masih tidak bisa kamu lakukan maka gunakanlah dasar ukhuwah yang terakhir yaitu sesama umat manusia. Inilah ilmu yang harus di amalkan oleh seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor,” demikian jelas Gus Ulil kepada hadirin.

Bercerita tentang almarhum Gusdur, Gus Ulil mengisahkan bahwa dulu di saat Gusdur pertama kali ke Bali, yang dikunjungi bukanlah tokoh-tokoh Muslim melainkan tokoh-tokoh Non Muslim. Yang mana disaat silaturahminya Gusdur selalu menitipkan warga Muslim disini kepada Raja-Raja di Bali.

“Inilah contoh cara gusdur mengamalkan tiga ilmu Ukhuwah dari Kiai Ahmad Shiddiq tadi, dan jika semua warga Nahdlatul Ulama mengamalkan ketiga ilmu ini maka insyaallah Indonesia ini aman,” ujarnya.

Gus Ulil juga mengingatkan jika ada warga NU tidak berilmu, sebaiknya dicabut saja KARTANU-nya.

Kegiatan Ngaji Kebangsaan malam itu turut dihadiri pula oleh Mursalin, Ketua PC GP Ansor Gianyar, Gus Niam selaku Ketua PW Rijalul Ansor Bali. Katib PCNU Kab. BADUNG Ust. Misna’im Hariyadi, dan Ketua LP Ma’arif Kab. Badung H. Arief Wibawa.

Reporter: Ardi Jim

Editor: Dadie W. Prasetyoadi

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.