Kiai Zulfa Ingatkan Pentingnya Hidup Sederhana dan Jaga Persatuan TNI-Polri

pwnubali.or.id

DENPASAR – Di tengah gelaran acara Maulid Akbar Untuk Kedamaian Negeri, Dr. (H.C) KH. Zulfa Musthofa, Wakil Ketua Umum PBNU, menyampaikan pesan yang menyentuh ranah kepemimpinan dan stabilitas negara. Dalam sambutannya, beliau secara khusus memberikan amanat kepada para pejabat negara, mengingatkan mereka akan tanggung jawab besar yang diemban. Salah satu pesan utamanya adalah pentingnya hidup sederhana dan menghindari gaya hidup mewah yang dapat memicu ketidakpercayaan publik.

Bacaan Lainnya

KH. Zulfa Musthofa menegaskan bahwa pamer kekayaan adalah tindakan yang sangat tidak bijaksana bagi seorang pejabat. “Amanat untuk para pejabat, hidup yang sederhana. Jangan pamer kekayaan, karena hal itu dapat membuat rakyat marah,” tegasnya. Beliau menjelaskan, gaya hidup yang mewah sering kali menimbulkan kesenjangan dan kemarahan di tengah masyarakat, yang pada akhirnya dapat mengancam stabilitas sosial dan politik. Dengan menjadi teladan kesederhanaan, para pejabat dapat lebih dekat dengan rakyat dan membangun kepercayaan yang kokoh.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah. Menurutnya, ulama bertugas menjaga kehidupan beragama agar tetap stabil, sementara pemerintah memiliki peran vital dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Kolaborasi yang harmonis antara kedua pihak ini sangat krusial. Beliau mencontohkan bagaimana kerja sama pemerintah dan ormas Islam di Bali telah berhasil menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, membuktikan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan dalam membangun bangsa.

Pesan lain yang tak kalah penting adalah mengenai persatuan di antara seluruh elemen keamanan negara. Dengan tegas, KH. Zulfa Musthofa mengingatkan bahwa TNI dan Polri adalah saudara yang tidak boleh diadu domba. Pernyataan ini sangat relevan di tengah berbagai dinamika yang bisa memicu perpecahan. Beliau mengajak semua pihak untuk memperkuat persaudaraan, karena di dalam persatuan itulah terletak kekuatan sejati sebuah bangsa.

Sebagai penutup, sambutan KH. Zulfa Musthofa di Masjid Al-Ihsan tidak hanya berisi pesan-pesan keagamaan, tetapi juga nasihat kenegaraan yang mendalam. Beliau menyimpulkan bahwa kedamaian adalah hasil dari kerja sama semua pihak, mulai dari ulama, pemerintah, hingga masyarakat umum. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai persatuan, kesederhanaan, dan silaturahmi, Indonesia akan terus menjadi negara yang kuat, damai, dan harmonis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses