pwnubali.or.id
DENPASAR – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, ST, menyerukan kepada umat Islam untuk bersama-sama mewujudkan Islam Nusantara yang kuat, toleran, dan berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan. Seruan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara GP Ansor & Muslimat Bersholawat di Masjid Al-Ihsan, Sanur, Denpasar, Selasa, 16 September 2025. Beliau menekankan bahwa Islam Nusantara adalah konsep yang selaras dengan keberagaman Indonesia dan merupakan jalan menuju kedamaian sejati.
KH. Abdul Azis menjelaskan bahwa Islam telah masuk dan berkembang di Indonesia melalui jalur budaya, bukan peperangan, sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Proses akulturasi ini melahirkan Islam Nusantara, yang kaya akan kearifan lokal. Ia mengajak jamaah untuk bersyukur atas keberagaman yang ada, karena hal itu merupakan anugerah dari Allah SWT. Beliau juga mengingatkan bahwa musuh terbesar Islam bukanlah agama lain, melainkan kebodohan, perpecahan, dan intoleransi yang lahir dari diri sendiri.
Lebih lanjut, beliau mengapresiasi peran penting pemerintah dan masyarakat Bali dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. “Bali adalah miniatur Indonesia, di mana Hindu, Islam, Kristen, dan agama lainnya hidup rukun,” ujarnya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa. Menurutnya, sinergi antara ulama dan pemerintah sangat vital dalam menjaga stabilitas dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi semua.
Sebagai penutup, KH. Abdul Azis menyerukan kepada generasi muda, khususnya anggota GP Ansor dan Muslimat, untuk menjadi garda terdepan dalam merawat tradisi dan nilai-nilai Islam Nusantara. Beliau berpesan agar mereka tidak hanya gigih dalam ibadah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, mereka bisa menjadi duta-duta perdamaian yang menyebarkan ajaran Islam yang ramah dan inklusif, sesuai dengan semangat rahmatan lil’alamin.








