Assalam Qoblal Kalam : Tepatkah Mengucap Bismillah Sebelum Salam?

pwnubali.or.id – Kerapkali kita mendengar sebagian para pendakwah, pembawa acara dan pejabat dalam memberikan sambutan dalam kajian agama memulai dengan mengucapkan basmalah (bismillahirrahmanirrahim) sebelum mengucapkan salam.

 

Pertanyaannya; apa sebaiknya yang diucapkan terlebih dahulu, membaca salam atau basmalah?

 

Andaikata kita membaca hadits Rasulullah SAW terkait membaca basmalah terlebih dahulu sebelum memulai perbuatan; “Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan ‘bismillahirrahmanir rahiim’ amalan itu terputus (berkahnya),” hadits ini sangat penting untuk diamalkan setiap hari saat memulai perbuatan yang baik. Namun dalam hal ucapan konteksnya berbeda.

 

Dalam kitab Tanqihul Qaul Fi Syarhi Lubabil Hadits Syaikh Nawawi al-Bantani menjelaskan terkait hadits ‘Assalam Qoblal Kalam’ (Salam dilakukan sebelum ucapan); “Syaikh al-‘Azizi berkata: Hadits di atas mengandung arti disunahkannya membaca salam sebelum melakukan ucapan. Alasannya karena salam adalah simbol penghormatan umat Islam. Maka pada saat memulai perkataan sebelum salam maka hilanglah kedudukan simbol penghormatan itu.”

 

Imam Al-Nawawi berkata: “Sunnahnya adalah bahwa seorang Muslim itu memulai salam sebelum tiap tiap perkataan.”

 

Rasulullah SAW bersabda: “Siapa saja yang memulai perkataan sebelum salam, maka janganlah kalian jawab salamnya.”

 

Hadits ini mengandung arti peringatan pentingnya memulai dengan salam dan melarang untuk meninggalkannya.

 

Dalam kitab Al-Adzkar Li al-Nawawi disebutkan;

 

فصل السنة أن المسلم يبدأ بالسلام قبل كل كلام لأنه تحية يبدأ به فيفوت بالإفتتاح بالكلام كتحية المسجد

 

“(Fasal) Kesunahan orang Islam itu adalah memulai salam sebelum mengucapkan apapun. Karena salam adalah penghormatan yang dibuat di permulaan. Kesunahan tersebut bisa hilang jika sudah dimulai dengan ucapan (bicara) terlebih dahulu. Seperti sunahnya tahiyat masjid sebelum melakukan apapun.”

 

Dengan mengambil dasar dasar yang disebutkan di atas, dapat disimpulkan tidak disunahkan membaca basmalah terlebih dahulu sebelum mengucapkan salam, karena salam tersebut bagian dari sesuatu yang tidak bisa dilaksanakan dengan membaca basmalah terlebih dahulu. Adapun jika tetap membaca kalimat basmalah, maka terputuslah kesunahan tersebut. Wallahu A’lam bi al-Showab.

 

Penulis: Moh Agus N. S

Editor: Anita Firdaus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.