PWNUBALI.OR.ID | Badung – PAC GP Ansor Kuta Utara Gelar Pembukaan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor di Mushola Al-Hidayah Desa Kerobokan kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Sabtu malam (19/3) pukul 20.00 WITA.
Hadir dalam kesempatan tersebut segenap anggota sebanyak 60 Orang meliputi Pengurus Harian PAC Ansor Kuta Utata beserta Pengurus Perwakilan dari ranting Ansor se-kecamatan Kuta Utara, dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan yang ada.
Selain itu hadir pula Ketua PC Ansor Badung, Sahabat Zainal Abidin beserta jajaran serta perwakilan dari PW Ansor Bali.

Ketua PAC Ansor Kuta Utara, Samsul Hadi menyampaikan bahwa kegiatan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor merupakan kegiatan keagamaan, penguatan aqidah Ahlussunah wal Jama’ah dan dakwah Islam Rahmatan lil ‘alamin kiai muda Gerakan Pemuda Ansor.
“Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor bertanggung jawab kepada Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor disetiap tingkatan,” paparnya.
Pria yang akrab disapa ndan Samsul menambahkan bajwa Majelis dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor dibentuk mulai dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan ranting di seluruh Indonesia yang dipercaya menjadi wadah bagi ulama Muda Ansor untuk mengasah keilmuannya termasuk di pengurus PAC Ansor Kuta Utara.
“Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor bersifat semi otonom disetiap tingkatan yang diangkat, disahkan dan diberhentikan oleh pimpinan Gerakan Pemuda Ansor di masing-masing tingkatan kepengurusan,” imbuhnya.
“Sebagai upaya menjaga dan mempertahankan paham Aqidah Ahlus sunnah wal Jama’ah ala Nahdlatul Ulama. Sebagai upaya melakukan konsolidasi kiai dan ulama muda Gerakan Pemuda Ansor disetiap tingkatan,” ujarnya melanjutkan.

Adapun susunan acara pada agenda tersebut dimulai dari Sholat Jamaah Isya’ berjamaah, dilamjutkan dengan Mujahadahan (Shalawat Nariyah 4.444 dan Dzikir), kemudian diakhiri dengan Penutup / Doa.
Ndan Samsul berharap acara tersebut terus istiqomah demi menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah khususnya dikalangan Ansor Kuta Utara.
“Menjaga, memelihara dan menjamin kelangsungan hidup dan kejayaan aqidah ahlussunah wal jama’ah An-Nahdliyah serta Menjaga gerakan Islam Indonesia tetap sebagai agama Islam yang rahmatan lil alamin dan menolak cara-cara kekerasan atas nama Islam,” tandasnya.








