pwnubali.or.id – Ajak para pemuda NU belajar bersama serta menjaga tradisi amaliah Nahdlatul Ulama, Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Denpasar Selatan adakan Kajian Kitab Kuning ala santri salaf yang bertempat di Musholla Pondok Rukun Pemogan Denpasar Selatan.
Rutinan ngaji kitab kali ini menggunakan kitab fikih yang sudah familiar di kalangan para santri yaitu kitab Fathul Qorib karangan Abu Abdillah bin Qosim As Syafii yang dibawakan oleh Ustadz Farid Mubarok, S.Pd.I beliau biasa mengisi kajian kitab dalam Youtube Channel PWNU Bali.

Fariz Wahyu Abadi Ketua PAC IPNU Denpasar Selatan mengatakan “Sebagai bekal awal pelajar Nahdlatul Ulama dan mewujudkan slogan IPNU IPPNU Belajar, Berjuang, Bertaqwa kita wajib mengerti dan menerapkan fikih dalam kehidupan sehari hari, oleh karena itu ngaji kitab kali ini menggunakan kitab fikih untuk membekali para anggota”.
Keseharian kita sebagai umat muslim tidak lepas dari kaidah fikih mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi sangat diatur dalam kaidah-kaidah fikih dari syariah, muamalah, ubudiyah tidak lepas dari fikih. Oleh karena itu ngaji kitab kali ini membahas fikih sebagai bekal para anggota IPNU IPPNU dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Kajian juga disebutkan oleh Ustadz Farid tentang pahala orang yang datang ke majelis ilmu “Pahala orang yang datang dan duduk di majelis ilmu dan berniat untuk menuntut ilmu menghilangkan kebodohan dan mencari ridho Allah SWT pahalanya setara dengan sholat sunnah 1000 rakaat”
Pentingnya menuntut ilmu perlu kita tumbuhkan dalam diri para pelajar.
Dengan harapan para pelajar bisa istiqomah dalam mencari ilmu sebagai bekal para pelajar untuk kehidupan sehari hari dan bekal di masa depan para pelajar kelak.








