KH. Noor Hadi Alhafiz; Rumah Dipakai LTN NU InsyaAllah Barokah

pwnubali.or.id – Dipimpin langsung oleh Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, pembacaan Rotibul Haddad dalam rangka tasyakuran rumah kayu Bendahara LPNU Provinsi Bali, Ihin Solihin Selasa (23/11) malam, berjalan dengan hikmad dan barokah.

Rumah yang juga difungsikan sebagai studio PW LTN NU Bali tersebut beralamat di Jalan Labak Buku no.3, Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Bali atau diseberang NU Normal Cafe milik Wakil Tanfidziyah PWNU Bali, Drs. Saifuddin Aziz.

Bacaan Lainnya

Sejumlah tokoh Ulama NU Bali hadir dalam tasyakuran tersebut mulai dari Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noor Hadi Alhafiz, Mustasyar PWNU Bali, KH. Achmad Qosim, M.Pd.I, Khatib Syuriyah PWNU Bali, M. Fawaid, M.Pd.I, Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, Sekretaris PWNU Bali, H. Achmadi, S.H, Rektor ISTNUBA, KH. Samsul Hadi, S.Ag, M.Pd.I, serta Masing-masing ketua Banom dan Lembaga PWNU Bali beserta jajarannya.

Dok. tasyakuran rumah dan studio PW LTNNU Bali

KH. Achmad Qosim, M.Pd.I dalam sekapur sirihnya menyampaikan empat kebahagiaan manusia yaitu; Al Maskanul Wasik (rumah yang luas), Al Markabul Hanik (kendaraan yang baik), Al Maratus Sholihah (istri solihah) dan Jaarus Sholeh (tetangga yang baik).

“Rumah yang luas bukan berarti rumahnya yang luas melainkan isi didalamnya atau keluarganya yang saling mengayomi saling menyayangi satu sama lain. Rumah tangga terasa nyaman dingin hatinya,” kata H. Qosim.

Untuk dapat mewujudkan (Al Maskanul Wasik) tersebut dengan Nawwiru buyutakum bish-sholah wa qiroatil Quran. Terangi/ sinari rumahmu dengan sholat dan baca Quran” imbuhnya.

Diakhir tausiahnya, H. Qosim memberikan nasihat agar pemilik rumah senantiasa berbuat baik dengan tetangga. Sehingga Jaarus Sholeh (tetangga yang baik) dapat terwujud.

Dok. Tausiyah dari KH. Achmad Qosim, M.Pd.I

“Untuk membentuk tetangga yang sholih dimulai dari diri kita masing-masing. Jangan berharap tetangga sholih kalau diri kita tidak bisa diikuti (kelakuan/perbuatannya),” pesannya.

KH. Noor Hadi Alhafiz sebelum menutup acara dengan barokah doanya, memberikan sedikit pesan-pesan kepada sohibul hajat. Beliau berharap semoga keluarga rumah tersebut istiqomah jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

“Mudah-mudahan, saya doakan tetap jadi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Amaiin..aamiin,” kata Rois Syuriah PWNU Bali tersebut.

Dok. KH. Noor Hadi Alhafiz memberikan pesan kepasa shohibul hajat

Kiai Noor Hadi menambahkan bahwa rumah tersebut InsyaAllah terus barokah karena digunakan oleh LTNNU Bali.

“InsyaAllah rumah berkah karena dipakai LTN nggih? Bangun rumah diniatkan untuk tamu. Semoga jadi cikal bakal kegiatan NU. InsyaAllah berkah sekali,” tandas pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Huffadz Kediri Tabanan tersebut.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.