Puncak Acara Malam-Mu (Malam Majelis Ilmu) IPNU-IPPNU Kuta Utara Gelar Pengajian Akbar

pwnubali.or.id – Jum’at tanggal 17 Desember 2021, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kuta Utara gelar acara pengajian akbar bersama para pelajar NU se Denpasar Badung dengan Tema “Menyuburkan Iman Mengokohkan NKRI” Dimana kegiatan ini adalah puncak dari agenda kegiatan Malam Majelis Ilmu Jilid 1 dan 2. kegiatan ini juga sebagai penutupan kegiatan akhir tahun dari PAC IPNU IPPNU Kuta Utara.

Pengajian Akbar berlokasi di Aula Anang Motor Jl. Mahendradata Denpasar Barat dimulai pada pukul 19.00 dengan sholawat bersama. Acara ini digelar dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta para pelajar terhadap NKRI serta menambah iman para pelajar agar senantiasa semangat dalam mencari ilmu juga sebagai inisiatif dari IPNU IPPNU untuk menunjukkan eksistensi nya wilayah kota di pulau Dewata ini.

Bacaan Lainnya

Rekan Okik Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kuta Utara dalam sambutannya menyampaikan “Malammu merupakan malam majelis ilmu yang diisi oleh para kyai, ustad ataupun sesepuh nahdlatul ulama untuk memberikan pengetahuan keagamaan kepada para pelajar, pemuda pemudi nahdliyin. Tujuan dari kegiatan yaitu untuk memperkuat dan mengkokohkan para pemuda atau pelajar nahdliyin dalam hal ke NU-an sehingga nantinya mreka tidak mudah terjerumus kedalam faham-faham yang menyimpang. karna fenomena yg terjadi saat ini adalah banyak dari pelajar anak anak muda atau bahkan teman kita yg sudah masuk kedalam faham faham tersebut” paparnya.

Menuju acara inti yaitu mejelis ilmu yang diisi oleh KH. Umarul Faruq Mahfudz alumni Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Beliau menyebutkan pentingnya menuntut ilmu dan memiliki sanad dalam keilmuan serta akhlaq terpuji yang harus dimiliki oleh para pelajar nahdliyin.

“Pelajar itu harus memiliki guru dan sanad dalam keilmuan sehingga tidak belajar ke google atau ke youtube” ucap KH Umarul Faruq Mahfudz.

Selain itu beliau juga berpesan kepada para pelajar NU untuk tidak lupa kepada kitab kitab karangan sesepuh NU dan menjelaskan kitab karangan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari tentang adab para pelajar terhadap guru. Disela sela beliau memberikan penjelasan, beliau menceritakan tentang kisah dari pengarang Nadzom Alfiyah Imam Ibnu Malik. Imam Ibnu Malik dahulu pernah memiliki kesombongan terhadap gurunya dengan mengucapkan “Guruku hanya bisa membuat 200 bait sedangkan aku sudah bisa membuat 500 bait” seketika itu Allah menutup hatinya dan pengetahuan beliau, seketika itu beliau tidak bisa lagi mengajar dan berperilaku seperti orang yang kebingungan.

Kemudian santrinya pergi untuk menemui guru dari Imam Ibnu Malik dan disembuhkanlah Imam Ibnu Malik oleh gurunya dengan cara membawanya ke gubuk tempat Imam Ibnu Malik menimba ilmu kepada gurunya. Dari cerita tersebut dapat kita ambil pelajaran jangan sekali kali kita memiliki sifat sombong atau merendahkan guru, Karena bagaimanapun juga Guru tetap lebih pintar dari muridnya, kemudian beliau menambahkan dengan perkataan “Laula Murobbi Ma ‘araftu Robbi yang berarti tanpa guru kita tidak akan mengenal siapa tuhan kita”. tambahnya

Dalam acara tersebut dihadiri segenap jajaran PC dan PAC IPNU IPPNU Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Remaja Masjid dan Musholla Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Muslimat NU Kuta Utara, MWC NU Kuta Utara, Pagar Nusa Kabupaten Badung, Ansor Banser Kuta Utara beserta banom banom lainnya yang kurang lebih sebanyak 200 peserta hadir dalam acara tersebut.

Rekan Okik ketua PAC Kuta Utara kepada para rekan rekanita para pelajar “Jangan pernah lupakan atau sampai tinggalkan trilogi kita yaitu belajar berjuang dan bertaqwa karna dengan semua itu insya allah kita dapat menjadi manusia yg bermanfaat di kemudian hari” tambahnya.

IPNU IPPNU berperan penting sebagai organisasi keterpelajaran, keagamaan, kemasyarakatan dan juga sbagai wadah bagi para pelajar pemuda pemudi dan para santri untuk bersama sama belajar dan bersama sama berjuang dijalan nahdlatul ulama. karna IPNU IPPNU adalah harapan bangsa, harapan nahdlatul ulama di masa depan dan IPNU IPPNU nantinya akan menjadi penerus dari perjuangan para orang tua kita.

SALAM 3 B
BELAJAR, BERJUANG, BERTAKWA

 

Kontributor : Fariz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.