Ikhtiar Batiniah Lawan Covid-19 : Shalat Hajat Tolak Bala’ Dengan Tawasul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani

105

pwnubali.or.id – Pandemi Covid-19 masih menjadi pembahasan hangat di masa kini. Data jumlah kasus yang berasal dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengonfirmasikan sejumlah 54.757 orang positif dan sejumlah 49.123 orang yang sembuh pada tanggal 10 Juni 2021.

Beberapa upaya dilakukan oleh pemerintah dalam meminimalisir angkat penyebaran virus. Salah satu upaya pemerintah yakni dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) DARURAT Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali, yang diberlakukan pada tanggal 3 Juli – 20 Juli 2021.

Dalam upaya mitigasi penanggulan bencana, perlu adanya usaha kolaborasi antara pemerintah dan warga negara. Penyatuan elemen masyarakat dapat meminimalisir dan mempercepat angka kerugian akibat bencana tersebut. Sama halnya dengan situasi bencana pandemi Covid-19 saat ini, sebagai warga negara kita juga diharuskan berusaha bersama dengan mematuhi beberapa anjuran yang telah diberikan oleh pemerintah, salah satunya yakni menghindari kumpulan masa dan tetap memakai protokol kesehatan saat melakukan perkumpulan yang mendesak.

Selain itu, sebagai ummat beragama perlu adanya ikhtiar batiniah. Salah satunya dengan berdo’a kepada Allah dengan mengharap agar pandemi ini cepat berlalu, kita juga dapat menjalankan Shalat sunnah hajat yang dapat menjadi perantara segala keinginan kita kepada Allah. Sebagaimana Ijazah manaqib dari (alm) Syaikhina KH Akrom Shofwan Pekalongan, dari (alm) Syaikh Mukhtas ‘Azizi Patebon, Kendal berikut ini;

Tata cara menjalankan shalat sunnah hajat 2 rakaat yakni antara lain, pada setiap rakaat usai Al-Fatihah baca surat Al-Ikhlas 11X, ketika selesai sholat membaca shalawat 11X, kemudian memberi salam kepada Sayidin Syaikh Abdul Qodir al-Jailani yang berbunyi:

السلام عليكم ياسيدى الشيخ عبد القادر الجيلانى ورحمة الله وبركاته.

Lalu baca: ياغوثاه (ya Ghoutsaah) 11X dengan menyebut hajatnya;

بقضاءحاجتى كلها عاجلا غير ٱجل بكرمتك، الفاتحة…

Dalam kitab Manaqib al-Karamat Lil Syaikh Mukhtas ‘Azizi, Syekh Abdul Qodlr Jaelani menerangkan: “Barang siapa yang bertawasul minta pertolongan kepadaku dalam kesusahan hidup, akan dihilangkan kesusahan itu. Barang siapa memanggil namaku (istigosah) dalam kesulitan akan diberi kegembiraan. Dan barang siapa yang bertawasul kepadaku untuk keperluan hidup akan dihasilkan maksudnya.”

Semoga segala ikhtiar kita, baik lahir maupun batin dalam rangka melawan corona mendapat barokah dan diijabah sama Allah SWT. Semoga dunia ini semakin baik dan segala mala dan bahaya yang mengancam keselamatan hidup kita semua segera dilenyapkan oleh Allah SWT.

 

Penulis : Moh. Agus N. S

Editor : Anita Firdaus

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.