Media Sosial jadi Tema Silatda MUSKERWIL I PWNU Jatim di Nurul Jadid

0
41
Faris Khoirul Anam, Penulis Fikih Media Sosial (foto: alfikr.co)

PWNUBALI.OR.ID | PAITON

Media sosial menjadi tema utama dalam Silaturahim Daerah (Silatda) kader penggerak media NU. Kegiatan yang dinantikan oleh para penggerak media ini termasuk salah satu acara dalam Muskerwil ke-I PWNU Jawa Timur. Dikhususkan bagi penggerak media pesantren, majalah, dan sosmed.

Faris Khoirul Anam penulis buku Fikih Media Sosial sebagai pembicara memberikan tips bermedia ala pesantren yang memiliki ciri khas selalu menjaga status cerdas dan selalu melakukan cek dan ricek.

“Yang dapat kita lakukan ketika dapat berita ialah mengecek berita itu benar apa tidak, yang kedua apakah berita itu bermanfaat apa tidak, kalau kedua hal tersebut sudah ada, maka kita diperkenankan untuk membagikan berita itu kepada orang lain,” jelasnya kepada peserta.

Diluar hal tersebut, menurut Faris pesantren dapat menjadi benteng pertama dalam menyikapi problem  media di Indonesia ditengah kebebasan informasi tanpa filter. “Kalangan santri harus bisa memfilter berita-berita yang mengandung hoax ataupun sisi negatif yang mengancam keutuhan NKRI,” imbuhnya.

Karenanya, maka Faris juga menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bermedia dan bersosial, antaranya adalah dengan meminimalisir Hoax.

“Tips melihat dan memilih berita pertama ialah melihat judulnya, kedua  kontennya, lalu alinia terakhir. Biasanya tulisan yang banyak kutipannya berarti berita tersebut sudah cover both side, kalau gak ada kutipan patut dicurigai tidak benar,” tegasnya.

Selanjutnya, Faris juga menambahkan, “Sikap kita sebagai kaum Nahdliyyin untuk penguatan kedalam tubuh NU dan pesantren. Kita harus memperkuat kedalam, kalau kita kedalam maka kita membaca kitab, kita banyak mendapat ilmu. Sedangkan jika penguatan keluar, berdebat di sosmed, IG, Facebook, WhatsApp semakin kita mengeluarkan ilmu maka akan semakin panas, biasanya begitu,” jelasnya. (dad)

sumber: alfikr.co

 

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.