LPBI PBNU Sambangi NU Bali, Sampaikan Urgensi Gerakan Kemanusiaan dalam Dakwah Aswaja An Nahdliyyah

0
162

PWNUBALI.OR.ID | Pada sela waktu mengisi materi sebagai narasumber dalam Workshop Participatory Disaster Risk Assesment (PDRA) tentang peningkatan SDM dalam resiko penanganan bencana bertempat di Hotel Quest Denpasar (6-8)/8), M. Wahib Emha Direktur Tanggap Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi LPBI NU berkunjung ke PWNU Bali untuk bersilaturahim dan berdiskusi dengan para pengurus Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Wilayah Bali dan Lembaga lain termasuk Banomnya.

Kegiatan spontan yang berlangsung Rabu (7/8) malam itu berlangsung dialogis disertai guyonan-guyonan khas Nahdliyyin.

Dari pemaparan Wahib yang malam itu didampingi Asep Saepulloh anggota tim TD RR LPBI PBNU tentang pola penanganan bencana dan aktifitas bantuan kemanusiaan yang dilakukan LPBINU, terlihat bahwa sinergi dengan lembaga lain khususnya NUCare Lazisnu mutlak diperlukan dalam setiap kegiatan penanggulangan bencana.

“NU harus bergerak secara utuh melibatkan segala potensi lembaga dan banomnya agar manfaat bagi masyarakat dapat dirasakan langsung dan membawa dampak positif,” ujarnya.

Menurutnya hal ini penting sebagai penunjang berlangsungnya dakwah Aswaja an Nahdliyyah, dimana saat ini sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan infiltrasi faham-faham asing yang tidak sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia bahkan terkadang berseberangan melalui momen kegiatan bantuan kemanusiaan.

Alumni PP As Shiddiqiyah asuhan KH. Nur Iskandar Jakarta ini banyak berbagi pengalaman selama melaksanakan tugas terkait ke-bencana-an di banyak daerah Indonesia termasuk saat bertugas di daerah konflik Rohingya, Myanmar.

Ketua PWNU Bali KH. Abdul Azis yang hadir dalam kesempatan malam itu menyampaikan terima kasih atas kesediaan M. Wahib Emha yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua PP NUCare-LAZISNU dapat mampir ke gedung PWNU Bali dan berbagi pengalaman berharga.

“Kegiatan LPBINU Bali yang dimulai saat erupsi Gunung Agung 2017 dapat semakin menggugah kepedulian atas bencana kemanusiaan dari warga Nahdliyyin Bali dan terkoordinir dengan baik hingga bantuan sampai kepada para korban di lokasi-lokasi terjauh dengan merata,” tuturnya.

KH. Abdul Azis juga berharap agar kunjungan tersebut tidak berhenti sampai disini, agar dapat dilakukan secara berkesinambungan sebagai motivasi bagi pengurus LPBINU Bali khususnya, dan lembaga serta banom lain di PWNU Bali secara umum.

(dad)

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.