Konferwil Fatayat NU Bali, Sahabat Farida PP Fatayat Ambil Alih Kepemimpinan Satu Tahun Kedepan

PWNUBALI.OR.ID | Badung – Minggu, 25 Juni 2023 di Aula Pusat Pemerintahan kabupaten Badung digelar Konferensi Wilayah Fatayat NU Provinsi Bali yang ke tujuh. Konferwil Fatayat Bali dihadiri kurang lebih 130 peserta utusan dari PC Fatayat dari 8 Kabupaten di Bali.

Konferwil VII Fatayat Provinsi Bali dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Sahabat Hj Margaret Aliyatul Maimunah, M.S.S., M.Si. Dalam sambutannya sahabat margaret menyampaikan visi Fatayat dan memotivasi sahabat agar tetap semangat dalam berkhidmah di Fatayat NU.

Bacaan Lainnya
Dok. Konferwil Fatayat NU Bali

“Di Fatayat tidak ada gaji, sebaliknya apa yang bisa sahabat beikan untuk Fatayat?” pertanyaan yang diberikan mengolah sahabat fatayat dalam berfikir.

“Niatkan khidmat untuk fatayat karena itu adalah kekuatan kita” lanjut beliau disambut dengan tepuk tangan.

Beliau juga menguatkan visi Fatayat pusat agar sampai pada tingkat PW, PC, PAC, ranting dan anak ranting bahwa Fatayat harus menguat bersama. Kuat kadernya, kuat strukturnya dan kuat program kerjanya agar bisa memberi manfaat. “ Fatayat tidak pernah mendidik kadernya menjadi egois dan kuat sendiri” tegas beliau.

Selain ketua umum PP Fatayat NU, Ketua PWNU Bali KH. Abdul Azis, S.Pd.I juga memberikan sambutan dan menitipkan harapan kepada Fatayat agar bisa melahirkan gagasan dan harapan besar untuk kemajuan fatayat.

“Harus bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan memanfaatkan waktu yang diberikan” ujar beliau dalam sambutannya.

Bupati badung diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Kab. Badung, Drs. I Nyoman Suendi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung senang bisa memberikan fasilitas dalam kegiatan Fatayat dan siap membantu pelaksanaan Konferwil Fatayat NU Bali.

Dok. Konferwil Fatayat NU Bali

Setelah itu acara ceremony ditutup maka dilanjutkan dengan sidang pembacaan tata tertib Konferwil ke VII Fatayat NU provinsi Bali yang dipimpin oleh Sahabat Nur Hasanah dilanjutkan laporan pertanggungjawaban pengurus Fatayat Wilayah Bali.

Laporan tersebut dibanjiri saran dan koreksi dari peserta Konferwil. Kritisi dari sahabat diterima dengan terbuka oleh Sahabat Maryati, S.Pd.I selaku ketua PW Fatayat NU Provinsi Bali

“Tidak ada kepemimpinan yang sempurna, pasti ada celah salahnya. Maka tutupi dengan kesempurnaan maaf dari sahabat sekalian” Kata sahabat Maryati

“Sahabat adalah ruh saya ketika berkhidmat di fatayat” lanjutnya dalam salam perpisahan sebelum dinyatakan menjadi ketua demisioner oleh PP Fatayat NU.

PP Fatayat dalam hal ini Sahabat Farida selaku Sekretaris Bidang Organisasi PP. Fatayat mengambil alih kepengurusan fatayat sampai satu tahun ke depan sambil menunggu kesiapan Sahabat Fatayat Bali menjadi pemimpin Fatayat Wilayah Bali sesungguhnya.

(Kontributor : Aminatun Hs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.