Literasi Digital LTNNU Bali, Ketum LTN PBNU : LTN Itu Dibutuhkan dan Dinikmati Oleh Semua Pihak

DOk. Kegiatan Literasi Digital LTNNU Bali

PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Upaya untuk mengembangkan literai digital di setiap daerah terus di gerakkan oleh LTN PBNU melalui LTN wilayah hingga ke cabang. Bekerjasama dengan Kominfo RI, LTN PBNU menunjuk Bali sebagai tempat literasi digital guna mengakomodir seluruh LTN se-Bali serta Lembaga dan Banom NU agar menguasai digital.

Ketua Panitia Literasi Digital LTNNU Bali, Ahmad Ainul Yaqin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal bagaimana mensinergikan seluruh pengurus LTNNU se-Bali serta memberikan motivasi kepada para banom dan lembaga yang ada di Bali.

Bacaan Lainnya
Dok. Sambutan ketua panitia Literasi Digital LTNNU Bali

“Acara ini diharapkan dapat meningkatkan literasi para pengurus dan pemuda NU di Bali sehingga dapat melek teknologi dan dapat memanfaatkan untuk kepentingan dakwah, syiar NU dari Bali. Semoga kegiatan ini betul-betul dapat memberikan dampak positif bagi peserta dan mampu mengimplementasikan di lembaga atau banom yang mengutusnya. Mari Sama-sama bergerak di udara dan kuatkan syiar kita dari digital dunia Maya,” paparnya penuh semangat.

Acara dilaksanakan secara hybrid dengan pelaksanaan offline di Aula Khalifa Nusantara, Jalan Gunung Talang, Denpasar Barat, serta live di akun youtube NU Bali sejak pukul 10.00 Wita hingga selesai pukul 18.00 Wita.

Ketua Umum LTN PBNU, KH. Ishaq Zubaidi Rakib dalam sambutan daring melalui zoom meeting menyampaikan bahwa semua elemen NU membutuhkan LTN.

“LTN fungsinya sangat besar. fungsi LTN itu dibutuhkan dan dinikmati oleh badan pengurus baik itu kelembagaan, badan khusus maupun badan-badan otonom. Di semua lembaga-lembaga itu kehadiran LTN selalu di butuhkan dengan fungsi-fungsi publikasi dan dokumentasi,” tutur beliau.

Ketum juga berpesan agar dapat mengenalkan NU sebagai islam yang rahmatan lil’alamin hingga keseluruh dunia.

“Tugas kita bagaimana mengenalkan NU dengan Aswaja an nahdliyah secara global. NU tidak hanya dikenal di negara tropis seperti Indonesia, dan lainya tapi bagaimana negara di luar itu juga merasakan kehadiran NU,” tandasnya.

Dok. Foto materi terakhir literasi digital

Materi pertama literasi digital disampaikan oleh Andika Pratama, sebagai pelaku digital. Memiliki background sebagai Direktur Digital Marketing Sofitel Nusa Dua Bali ini menyampaikan materi tentang bagaimana menggunakan advertising digital untuk menyebarluaskan syiar NU dengan tepat sasaran. Dilanjutkan materi literasi damai yang disampaikan oleh redaktur NU Online Bali, Abdul karim Abraham dan ditutup dengan materi optimalisasi SEO disampaikan oleh Hendra W Saputro, CEO dan Founder BOC Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil ketua PWNU Bali, Drs. H. Saifuddin Azis, Dewan Pakar LTNNU Bali Dr. Sudarsono, M.Pd.I, Ketua ISNU Bali, Syahrial Ardiansyah, SHI, MH, Direktur NUCARE LAZISNU Bali, Amin Akbarinzyah, Pengurus LTNNU se-Bali, PW IPPNU Bali, IPNU-IPPNU Jembrana, IPNU Gianyar, PAC Fatayat NU Denpasar Barat serta jam’iyyah NU di Bali lainya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.