Kirab 1 Abad NU, Kaum Nahdliyyin Klungkung Menggeliat

Dok. Perayaan 1 Abad NU, Klungkung

PWNUBALI.OR.ID | Klungkung-Massa Nahdliyyin menggeliat di hajatan Kirab 1 Abad NU di Klungkung. Perkiraan lima ratusan orang datang mengikuti jalan santai. Sambil mengibarkan panji-panji NU. Juga lagu Yalal Wathon sebagai bentuk panggilan agama untuk mencintai tanah air.

“Ini pertama kali acara NU di sini segegap gempita begini,” Widyanti Herdyaningrum melaporkan. “Seumur saya hidup dari kecil di sini, belum pernah ada acara segedhe ini. Apalagi di Alun-alun kota,” perempuan ketua muslimat NU Klungkung ini menegaskan lagi.

Bacaan Lainnya

Dimulai dari depan Balai Budaya lapangan kota, massa menyemut berjalan tertib mengikuti komando. Meskipun sempat hujan deras di pagi hari, yang menyebabkan waktu dan rute kirab diubah, tidak menyurutkan semangat mereka.

Setelah acara dibuka oleh Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, kirab akhirnya dilakukan sepanjang jalan mengelilingi alun-alun kota. Tidak mengecewakan di tengah perubahan acara yang mendadak karena hujan.

Dok. Perayaan 1 Abad NU, Klungkung

Iringan rombongan kirab dibagi ke dalam masing-masing organisasi yang berafiliasi ke NU Klungkung. PCNU, Mulai Muslimat, Fatayat, Pemuda Ansor, PERGUNU, Jamiyyah Rukyah Aswaja (JRA), Keluarga Besar Rukyah Aswaja (KBRA), Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU), Banser, LTNU, LAKPESDAM, dan lainnya. Tidak ketinggalan majelis-majelsi taklim aswaja. Juga perwakilan kampung-kampung islam.

Asal tahu saja, Klungkung kota yang sangat kecil dengan minoritas muslim yang tinggal di kampung-kampung islam sangat kecil pula. Hajatan dihadiri nahdliyyin yang besar moment ini merupakan sebuah keharuan tersendiri.

 

Dok. Perayaan 1 Abad NU, Klungkung.

Dalam sambutannya, M. Choirun, selaku ketua PCNU Klungkung menyampaikan, “Sebagai pengurus NU akan senantiasa meningkatkan pelayanan kepada para nahdliyyin.” Moment 100 tahun umur NU akan dijadikan tonggak kebangkitan kembali jamiyyah di kota Srombotan ini. Kebangkitan untuk menjaga persatuan dan kebhinekaan dalam merawat jagad dan membangun peradaban.

Sementara Bupati Suwirta dalam sambutannya menegaskan, NU adalah organisasi besar yang mempunyai peran penting mendirikan negeri ini. Karena itu sudah sewajarnya NU ikut berkiprah tidak hanya dalam menjaga kemerdekaan ini, namun ikut berperan serta andil dalam mengisinya. “Makanya tema merawat jagad, membangun peradaban ini sangat tepat,” pemimpin yang sangat populer ini memberi pesan penting kepada para Nahdliyyin. “Tidak hanya untuk kalangan internal umat sesama, namun berperan luas kepada siapa saja. Bahkan apa saja”

Setelah kirab budaya, acara dilanjutkan dengan berbagai event-event lainnya secara serentak oleh Banom-banom NU. Ada donor darah oleh PERGUNU, Bazar oleh Muslimat, Ansor berbagi Oleh Pemuda Ansor, lomba mewarnai, lomba Fashion show anak-anak oleh Fatayat, serta pengobatan gratis dengan pendekatan Thibbun Nabawi oleh JRA-KBRA.

Acara dilangsungkan pada hari minggu, tanggal 5 Januri 2023, di Balai Budaya Klungkung, dengan melibatkan Banser dan keamanan kampung-kampung untuk menjaga kondusifitas massa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.