PWNUBALI.OR.ID | Tabanan – Mengangkat tema Fiqih Siyasah Tatanan Dunia Baru dan Crypto Currency, halaqah fiqih peradaban tersebut dihadiri anggota DPRD II Tabanan A A Sagung Ani Ariani yang sekaligus membuka acara pada siang hari itu (01/11).
Dalam sambutannya beliau sangat mengapresiasi kegiatan fiqih peradaban yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Raudlotul Huffadz Kediri-Tabanan dan PBNU “Saya sangat apresiasi atas diadakannya halaqah ini sehingga harapan kami kedepan semoga pikiran-pikiran dari pada tokoh-tokoh agama yang bisa membuahkan pemikiran pemikiran yang brilliant, yang akan muncul untuk kita membenahi peradaban Indonesia dan peradaban dunia ini”.
Sebagai pengasuh, Gus Ainun Ni’am menyampaikan bahwa NU sangat identik dengan peradaban, oleh karena itu beliau berharap kegiatan ini membantu kita mendapatkan rumusan yang bagus tentang peradaban dunia dan tentang perdamaian dunia.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh KH Ulil Abshar Abdilla selaku perwakilan PBNU menyampaikan terkait agenda besar yang akan diselenggarakan oleh NU “Kegiatan fiqih peradaban ini adalah salah satu agenda dalam memperingati 1 abad NU dan PBNU akan mengadakan Muktamar Internasional halaqah fiqih peradaban yang akan mengundang para Kiyai di seluruh dunia” Ketua LAKPESDAM PBNU tersebut juga menyatakan bahwa “Islam harus menjadi solusi akan persoalan peadaban bagi manusia modern”.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang di pimpin oleh KH Noer Hadi Al-Hafidz selaku Rois Syuriah PWNU Bali.








