pwnubali.or.id – Tepat di Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2021, Segenap civitas akademika Madrasah Tsanawiyah Al-Ma’arif Badung, Bali menggelar upacara serta santunan kepada anak yatim dan piatu.
“Santunan tersebut merupakan inisiatif dari para siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIM) yang memberikan perhatian khusus kepada teman-teman yang yatim maupun piatu di MTs Al-Ma’arif Badung,” kata Sulaimi, M.Pd.I, Kepala MTs Al-Ma’arif Badung.

Acara tersebut, dimulai pukul 07.30 Wita diawali dengan upacara bendera dilanjutkan dengan santunan kepada siswa yatim-piatu di Musholla MTs Al-Ma’arif badung, Jl. Taman Baruna Gg. Cendana No.1, Jimbaran, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80361.
Dalam amanat pembina upacara yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, menyampaikan bahwa sebagai santri harus senantiasa siaga sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Agama hingga menjadi tagline HSN “Santri Siaga Jiwa Raga”.
“Maksud santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk penyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia,” paparnya.

Keta LP Ma’arif NU provinsi Bali tersebut menambahkan bahwa dahulu santri siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan Indonesia maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia.
“Semoga para santri kita saat ini menjadi generasi terbaik untuk Bangsa, Negara dan Agama,” tandasnya.
Kontributor ; MM








