Mensyukuri Kemerdekaan secara Batiniyah, PSNU Pagar Nusa Bali Gelar Munajat Kubro

pwnubali.or.id – Selasa Malam Rabu, tepatnya malam peringatan kemerdekaan RI ke 76, tanggal 17 Agustus 2021, segenap jajaran Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Provinsi Bali gelar Munajat Kubro di Sekretariat PWNU Bali, Jl. Pura Demak, no.31 Pemecatan Kelod, Denpasar, Bali.

Ketua Pimpinan Wilayah, PSNU Pagar Nusa, Asy’ari Muslih menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan serta berdoa untuk perkembangan pendidikan serta dakwah Nahdlatul Ulama Bali.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan pelaksanaan Gerbat (Gerakan Batin) Munajat Kubro Surat Al Ikhlas 1000x oleh anggota Pagar Nusa sebanyak 78 orang. Tujuannya adalah mensyukuri Hari Kemerdekaan Indonesia serta munajat agar pembelian tanah sebelah gedung PWNU Bali dimudahkan dan dilancarkan,” Kata pria alumni PP Nurul Jadid tersebut.

Total sebanyak 78.000 surat al Ikhlas khusus untuk; Mentasyakkuri Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia (17 Agustus), Mentasyakkuri Hari Lahir NKRI (18 Agustus) serta Munajat agar dipermudah dan dilancarkan proses Pembelian Tanah/Lahan PWNU Bali

Pembacaan surah Al-Ikhlas 1000x merupakan ijazah dari Rois Syiriyah PWNU Bali, KH. Noorhadi Alhafiz yang pernah disampaikan saat rapat pembelian tanah untuk perluasan gedung pendidikan dan dakwah PWNU Bali. Ijazah tersebut beliau dapat dari gurunya yang sering kali beliau amalkan hingga saat ini mampu memilki pondok pesantren Raudlatul Huffadz, Kediri, Tabanan.

Usai Munajat Kubro, acara diisi dengan refleksi kemerdekaan yang pandu oleh Ketua PW Pagar Nusa Bali, Asy’ary Muslih, S.HI. Pihaknya berharap agar kita semua khususnya jamiyyah Nahdlatul Ulama dapat mengabdikan diri sepenuhnya di Nahdlatul Ulama untuk membangun bangsa dan negara melalui pemahaman Aswaja An-Nahdliyah yang kuat.

“Harapan kita harus selalu berbenah, muhasabah diri serta melihat kemrdekaan itu dalam dari berbagai tinjauan. Kita harus belajar secara maknawi. Kita benar-benar mengabdikan diri pada negara, umat dan nahdlatul ulama, secara kaffah tanpa kepentingan pribadi,” tandasnya.

Redaktur : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.