Lebarkan Sayap Aswaja, Ketua PWNU Bali Lantik 7 MWC NU se-Kabupaten Karangasem

215

pwnubali.or.id – Ketua PWNU Provinsi Bali didampingi ketua PCNU Karangasem, pagi ini (1/6) resmi melantik 7 MWC NU se-Kabupaten Karangasem, Bali. Adapun 7 MWC yang dilantik adalah MWC NU Kecamatan Karangasem, Bebandem, Selat, Rendang, Sidemen, Kubu dan Manggis.

Acara yang digelar di Halaman Pondok Pesantren Nurul Huda atau didepan Masjid Jami’ Al-Mukhlisin, JL. H. Samanhudi, Subagan, Amlapura, Karangasem, tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat publik, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Diantaranya dari unsur pemeritah Kabupaten Karangasem, TNI, Polri, ketua MUI Kecamatan Karangasem, Kasi Bimas Islam kabuapten Karangasem serta dari PD Muhamadiyah Kabupaten Karangasem turut menyaksikan acara pelantikan tersebut.

 

 

 

 

Ketua Pelaksana kegaitan, H. Asmuni, S. Ag, M. Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan begitu pentingnya NU dalam menjaga kedaulatan bangsa. Bahkan menurutnya, banyak orang yang mengatakan “jika ingin menghancurkan Indonesia maka lebih dulu hancurkan NU, Karena NU berperan besar dalam menjaga NKRI,” paparnya.

Ketua PCNU Kabupaten Karangasem, H. Sueb Zen, S.Sos menyampaikan salam sambutannya, bahwa NU memiliki empat sikap yang terus dijaga dengan istiqomah. Sehingga dengan empat sikap tersebut NU selalu kuat dan menguatkan kebhinekaan di Indonesia.

“Sikap Toleransi (Tasamuh), Moderat (Tawasut), Seimbang (tawazun) dan Adil (I’tidal), Kita sama-sama menjaga NKRI dan mencegak radikalisme, wabilkhusus di Bali, wabilkhusus lagi di Kabupaten Karangasem,” terangnya.

 

 

 

 

Pelantikan 7 MWC se-Kabupaten Karangasem ini merupakan langkah yang sangat positif dalam upaya melebarkan sayap Aswaja An-nahdliyah di Bali Timur, Kabupaten Karangasem. Dalam kesempatan ini Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.pd.I mengingatkan agar senantiasa menjaga hubungan baik kepada seluruh elemen masyarakat dan berhat-hati dengan para pemikir yang ingin merusak persatuan bangsa.

“Jangan pernah ada pemikir-pemikir yang masuk merusak hubungan kita. NU harus siap menolak pemikir-pemikir yang mengadu domba untuk menghancurkan bangsa. Peran NU dimasa kini, NU harus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas,” tegasnya.

Bupati Karangasem yang diwakili Staff Khususnya menyampaikan pesan dalam acara pelantikan dan rapat kerja MWC NU se-Kabupaten Karangasem tersebut kepada seluruh masyarakat khususnya NU agar senantiasa bersama-sama membangun Kabupaten Karangsem yang damai dan tertib.

“Dapat mengamalkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila serta menciptakan kondisi aman tentran dan tertib. Kemudian memupuk semangat menyame braye untuk solidaritas masyarakat bali,” tandasnya.

 

 

 

 

Dalam kegiatan ini pula, hadir seluruh banom dan lembaga NU Kabupaten Karangsem, diantaranya dari Ansor-Banser kabupaten Karangasem yang mengawal kegiatan dari awal sampai akhir, PC Muslimat Karangasem, PC Fatayat Karangasem, JRA Kabupaten Karangasem, Pergunu karangasem serta dimeriahkan oleh paduan suara santriwan-santriwati Pondok Pesantren Nurul Huda, Subagan, Karangasem.

Kontributor ; MM

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.