LPBI NU Bali Bentuk 5 POSKO Satgas NU Peduli COVID-19

PWNUBALI.OR.ID | DENPASAR

Menindak lanjuti surat instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait COVID-19 yang dinyatakan berstatus Bencana Nasional oleh pemerintah RI, PWNU Bali melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PWNU Bali langsung mengadakan rapat pada Jum’at malam (20/3).

Bacaan Lainnya

Bertempat di gedung PWNU Bali Jl. Pura Demak II/31 Denpasar, Sekjen LPBI NU Provinsi Bali Ispandi menyampaikan maksud dan tujuannya mengundang setiap perwakilan Lembaga dan Banom.

“Dalam kondisi saat ini, pemerintah memerlukan partisipasi masyarakat khususnya ormas untuk berperan serta membantu sosialisasi penanggulangan penyebaran virus yang telah merenggut lebih dari 10.000 jiwa di seluruh dunia tersebut,” jelasnya.

Rapat yang diikuti oleh 25 orang pengurus lembaga dan banom baik dari wilayah dan cabang kabupaten/kota itu diawali dengan sosialisasi penanganan penyebaran virus dari Ketua NU Care Lazisnu Bali H. Ekky Rezal sebagai fasilitator gerakan NU Peduli untuk provinsi Bali.

“Melihat dampak yang begitu hebat dari kejadian ini, sudah saatnya LPBI NU Bali turun membantu pemerintah daerah, sedapat mungkin menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami langkah-langkah pencegahan meluasnya penyebaran virus,” ujarnya.

H. Ekky memaparkan karakter penyebaran virus lewat data-data resmi dari pemerintah dan WHO sebagai informasi standar. “Para relawan nantinya harus bisa menyeleksi informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat. Karena sejak Januari tercatat oleh pihak pemerintah, bahwa telah beredar lebih dari 1700 berita hoax yang beredar di sosial media terkait virus ini,” demikian katanya.

Selain itu disampaikan pula pentingnya memperhatikan Alat Pelindung Diri (APD) saat penanganan penderita dan saat melakukan penyemprotan desinfektan bagi para calon relawan.

Rapat berlanjut dengan pembentukan 5 POSKO Satgas NU Peduli Bali dengan melibatkan PCNU di seluruh Kabupaten/Kota di Bali yaitu;

  1. POSKO I: PCNU Jembrana dan PCNU Buleleng
  2. POSKO II: PCNU Badung dan PCNU Tabanan
  3. POSKO III: PCNU Karangasem dan PCNU Klungkung
  4. POSKO IV: PCNU Gianyar dan PCNU Bangli
  5. POSKO V: PWNU Bali dan PCNU Kota Denpasar

“Masing-masing POSKO tersebut bertanggung jawab atas sosialisasi dan pendataan pasien terindikasi ataupun positif COVID-19 di daerahnya dan berkoordinasi dengan BPBD untuk kerjasama penanganan lebih lanjut,” pungkas H. Ekky.

Reportase: LTN NU Bali

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.