Meniru Kiai As’ad, Sekretaris MWC Kuta Ajak Pengurus Lebih Dekat ke Masyarakat

PWNUBALI.OR.ID | BADUNG

Sekretaris MWC Kuta, Zaini memberikan motivasi kepada pengurus NU ditingkat MWC, Ranting, sampai anak ranting, bahwa harus bangga menjadi pengurus di tingkat bawah. Karena menurutnya, pengurus di bawah lebih dekat dengan masyarakat dan bisa membantu secara langsung.

Bacaan Lainnya

“Bahkan Kiyai As’ad Syamsul Arifin, lebih memilih mengurus NU di bawah, karena lebih menyentuh dengan masyarakat,” Kata Zaini yang juga pernah menimba ilmu di Ponpes Sukorejo yang dibangun Kiyai As’ad Syamsul Arifin, di acara Lailatul Ijtima’, Kator MWC Kuta, Tuban, Bali, Senin, (24/2).

Salah satu contoh kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan oleh MWC Kuta yakni memberi santunan kifayah (kematian) kepada setiap anggota NU Kuta yang telah memiliki Kartu Keluarga Besar (KKB) NU.

“Bagi setiap Anggota NU yang telah memiliki KKB kami berikan santunan penuh ketika meninggal dunia. Misalnya, meninggal di Bali tapi orang jawa, kami tanggung transportasinya pulang ke Jawa sampai pemakamannya,” terang Zaini.

Lailatul Ijtima rutin MWC Kuta

Anggota NU sendiri di Badung yang telah terdata sebanyak 2.100. “Pendataan ini kami lakukan selama tiga tahun,” tambahnya.

Kegiatan Lailatul Ijtima’ dilaksanakan setiap sebulan sekali oleh MWC Kuta, yang diikuti oleh pengurus MWC sampai Ranting dan anak ranting. Pada kesempatan kali ini juga dihadiri oleh Eko Mujianto selaku Wakil Ketua PCNU Badung.

Penulis: Wandi Abdullah
Editor: M. Taufiq Maulana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.