Gelar Talkshow Pencegahan Stunting, Upaya PW Muslimat NU Bali Berikan Kesadaran Generasi Muda Wanita

dok. Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H dan Hari Anak Nasional 13/08

PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Bertempat di Masjid Al Ihsan Sanur PW Muslimat NU Bali telah menggelar Talkshow Pencegahan Stunting dan Santunan Anak Yatim, Piatu, dan Dhuafa dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 H dan Hari Anak Nasional 2023. Kegiatan Muslimat NU bertujuan untuk menyadarkan para generasi muda wanita akan bahaya dan pentingnya pencegahan stunting atau gizi buruk.

dok. Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H dan Hari Anak Nasional 13/08

Hj. Ani Haniah dalam sambutannya menyampaikan bahwa stunting merupakan hal yang tidak boleh diabaikan karena ini termasuk pada salah satu fokus Negara dimana gerakan kesadaran akan stunting ini tidak hanya diupayakan se-Bali melainkan se-dunia. Oleh karena itu, sedini mungkin kita harus memberi kesadaran dan pengetahuan terkait stunting di semua kalangan khususnya perempuan.

Bacaan Lainnya

Ketua PW Muslimat NU tersebut juga melanjutkan dalam wawancaranya alasan mengapa melibatkan stunting sebagai tema acara, “stunting ini sudah lama dan berkali-kali disampaikan dalam beberapa acara PW Muslimat, bahkan ini sudah menjadi fokus dari periode kepengurusan sebelumnya. Jadi, memang stunting akan terus menjadi fokus kita di beberapa acara yang sesuai kedepannya.”

dok. Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H dan Hari Anak Nasional 13/08

Staf Khusus Wakil Presiden Indonesia Prof. Dr. Hj. Zumrotul Mukaffah, M. Ag menyampaikan bahwa Bali sangat bagus untuk penanganan stunting terbukti dari persentase yang dimiliki Bali sangat rendah secara nasional. “meskipun Bali terendah bukan berarti kita bisa santai dan abai ya, karena selama kehidupan manusia itu ada maka peluang adanya stunting itu tetap terus menerus ada”. Kesadaran terhadap stunting ini akan semakin diperkuat ditambah fakta bahwa Bali sudah terdeteksi adanya gejala stunting.

Prof. Zumrotul juga menyampaikan bahwa memperhatikan makanan yang dikonsumsi sangat utama dalam pencegahan stunting. Menentukan makanan yang halaalan toyyiba bukan hanya sekedar makanan yang bagus tanpa menakar jumlah makanan tersebut. Makanan yang halal dan baik adalah makanan yang tidak berlebihan atau kekurangan baik gizi maupun jumlah nya sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan saja.

dok. Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H dan Hari Anak Nasional 13/08

KH. Abdul Aziz selaku Ketua Tanfidziah PWNU Bali menyambut baik acara tersebut, beliau menyampaikan bahwa “salah satu banom NU yang dapat disiplin akan waktu adalah Muslimat NU, jadi saya kalau diundang Muslimat ini takut untuk terlambat”. tuturnya dengan canda.

Selain karena kedisiplinan yang dimiliki Muslimat NU beliau juga menyampaikan apresiasinya pada kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H yang digelar pagi tadi [13/08] ditambah tema stunting yang menjadi daya tarik tersendiri baginya yang dirasa menunjukkan bentuk kepedulian Muslimat sebagai seorang Ibu akan generasi muda dibawahnya dan yang akan datang.

Kembali pada Hj. Ani Haniah selaku Ketua PW Muslimat NU Bali berharap tidak hanya Muslimat yang membangun kesadaran akan stunting ini tapi banom NU lainnya turut mendukung dan membangun hal tersebut.

dok. Peringatan Tahun Baru Islam 1445 H dan Hari Anak Nasional 13/08

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.