Hadiri Halal bi Halal PBNU di Semarang, Ketua PWNU Bali Segera Laksanakan Intruksi PBNU

Dok. KH. Yahya Cholil Staquf saat memberikan sambutan dalam acara Halal bi Halal PBNU

PWNUBALI.OR.ID | Semarang – Ketua Tanfidizyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I menghadiri Halal bi halal PBNU yang dilaksanakan di l di UIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah, pada Ahad (14/5/2023). Di dampingi Direktur NU Care PWNU Bali, Amin Akbar, pihaknya antusias mendegar intruksi yang di sampaikan oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholis Staquf dan Rois Amm, KH. Miftahul Akhyar.

Dalam kegiatan yang di hadiri oleh segenap pengurus PBNU, PWNU dan MWCNU se Jawa Tengah dan jogjakarta tersebut, Gus Yahya menyampaikan intruksi penting kepada segenap PWNU agar segera melakuan verifikasi pengurus MWC NU dan ranting NU.

Bacaan Lainnya
Dok. Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I didampingi Direktur NUCare PWNU Bali, Amin Akbar dalam acara halal bi halal PBNU

“Instruksi dari Ketum PBNU di bulan ini di agendakan satgas verifikasi pengurus MWC dan ranting yang di tangani langsung dari PBNU dan Satgas khusus keluarga kemaslahatan NU,” papar Amin Akbar saat dihubungi melalui Whatsapp.

Lebih lanjut Amin akbar menambahkan bahwa dalam pembentukan Satgas khusus verifikasi pengurus dan keluaga kemaslahatan NU,  Pengurus PWNU dan PCNU akan bertindah sebagai Sterring Commite (SC).

Dok. KH. Yahya Cholil Staquf saat memberikan sambutan dalam acara Halal bi Halal PBNU

Selain itu Gus Yahya juga mengingatkan agar kita senantiasa mengikuti dawuh pada Ulama. Dikutip dari Nu.online, Gus Yahya menyampaikan bahwa sikap tak mematuhi ulama menurutnya akan mendatangkan kualat.

“Mari kita sungguh-sungguh memperhatikan tidak tanduk kita. Jangan sampai nantang kualat,” jelasnya pada acara yang mengangkat tema Syawalan Bahagia Menuju NU Digdaya di Abad Kedua ini.

Gus Yahya mengingatkan juga bahwa sebagai santri-santri para ulama, posisi teraman tidak lain dan tidak bukan adalah bertabarukan pada mereka. Mencari keberkahan menjadi hal penting yang harus menjadi pondasi dalam bermuamalah dalam kehidupan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.