PWNUBALI.OR.ID | Badung – Kegiatan Rutinan Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Kuta Utama senin malam (28/3) menggelar sholawatan dan doa bersama jelang Bulan Suci Ramadhan 1443 H. Dalam kesempatan terebut Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kuta Utara, Samsul Hadi memberikan pesan-pesan menyentuh untuk anggotanya.
“Sahabat-sahabatku ansor dan Banser, mari kita selalu ikhlas dan tawadhu’ dalam berjuang menegakkan panji kebesaran ansor. Tanggalkan baju kesombongan saat menjadi Ansor, karena ansor adalah organisasi agama dan Allah SWT sangat membenci orang-orang yang sombong,” kata Samsul Hadi.

Pria yang akrab disapa Ndan Samsul menambahkan agar tidak mudah menyerah meski selalu ada halangan dan rintangan dalam perjalanannya. “Jangan bersedih hati dan putus asa karena Allah SWT selalu melihat perjuangan kita. Janji Allah SWT bagi orang-orang yang mau menolong agama Allah SWT, maka Alllah SWT akan memberikan pertolongan dan meneguhkan kedudukan kita,” imbuhnya.
Ndan Samsul menyampaikan bahka dalam berhikmad di Ansor akan banyak kerbekahan yang menanti. Karena berjuang di Ansor merupakan dakwah dan syiar Agama Allah
“Allah SWT tidak hanya melihat hasil tapi juga melihat proses kita. Tidak ada yang sia-sia dimata Allah SWT sejauh itu untuk tujuan dakwah. Sekecil apapun amal perbuatan kita, akan diperhitungkan nanti di akhirat kelak. Karena itu janganlah kita berhenti untuk berikhtiar. Jika kita menghendaki adanya perubahan ke arah yang lebih baik, maka harus ada ikhtiar dari kita untuk melakukan perubahan itu. Jangan terlalu pedulikan hasil karena hasil akhir itu mutlak milik Allah SWT,”
Terakhir ia memberikan kata semangat untuk anggoranya, “Yang penting bagi seorang Ansor adalah terus BERGERAK karena kita adalah Gerakan Pemuda Ansor,” tandasnya.

Dalam kegiatan rutinan tersebut diisi dengan pembacaan Shoalwat Nariyah 4444 serta doa bersama diipimpin oleh ketua Rijalul Ansor PAC Kuta Utara Ust. Basrawi.
Dalam acara tersebut pula hadir beberapa tokoh NU dan tokoh masyarakat mulai dari Wakil Ketua PW Ansor Bali, H. Kusnadi Abdullah, Wakil Sekretaris PW Ansor Bali Sahabt Tommy, Ndang Nanang Setiabudi, Ndan Bidin, Ndan Samsul Hadi beserta jajaran, serta Ketua DMI Kabupaten Badung, H. Agus Hendra Gunawan SE, MM, Ketua PC Ansor Badung, Zainal Abidin, Ketua MWC NU Kut Utara serta PAC IPNU Kuta Utara.
Apresiasi besar diberikan oleh ketua PC Ansor Badung, Sahabat Zainal Abidin, atas rutinan yang istiqomah berjalan di PAC Ansor Kuta Utara. “Apresiasi kegiatan PAC dan terus mendukung upaya persatuan sesama kader yang ada di kecamatan Kuta Utara,” ujarnya.
H. Kusnadi dalam sambutannya menyampaikan agar Ansor dapat memahami dan melestarikan amaliah-amaliah NU sehingga tidak mudah terpengaruh oleh kaum sebelah.
“Setiap kegiatan Rijalul Ansor di isi dengan kajian-kajian amaliyah NU, contoh seperti Ziarah Kubur, apa dalilnya dan tujuan apa, apa dalilnya bershalawat, apa dalilnya Bermanaqipan, dan lain-lain. Jadi anak muda Ansor harus tau, agar tidak mudah terpengaruh diluar ajaran Ahlussunnah waljama’ah An Nahdliyah,” pesannya.
Ketua Yayasan Al Hijriyah bapak H. Agus Hendra Gunawan SE, MM yang sekaligus ketua DMI Kab. Badung menyampaikan terimakasih serta mengatakan bahwa Masjid Al-Hijriyah menjadi pusat kegiatan NU yang ada di Kuta Utara. Sehingga pihaknya selalu terbuka untuk kegiatan NU apapun di Masjid Al-Hiriyah.
“Masjid Al Hijriyah selalu terbuka untuk di pakai segala kegiatan NU dan seluruh Banomnya. Dan Masjid Al Hijriyah menjadi barometer yang menampung semua kegiatan NU dan Banomnya. Di Masjid menjadi kegiatan semua kegiatan NU dan Banom seperti, Ansor, Pagar Nusa, IPNU, Muslimat NU, dan lain-lain,” tandasnya.








