Pemilu Raya BEM ISTNUBA Lahirkan Pemimpin Baru

PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Pemilu Raya (Pemira) Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ISTNUBA) memasuki tahap final yaitu proses pemungutan suara Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) periode 2022-2023. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 25-26 Maret 2022.

Proses pemungutan suara dilakukan secara offline dengan datang ke kampus dan online yaitu dengan memilih melalui Google form yang telah di sediakan. Selama acara penghitungan suara berlangsung secara kondusif dan lancar tanpa ada hambatan maupun keributan apapun dari kubu masing-masing paslon.

Bacaan Lainnya

Pemilu raya kali ini menghadirkan dua kandidat yaitu; Nomor Urut 1 pasangan Moch. Riski dan M. Riky Aziz Setiawan mewakili Partai PSBB (Partai Sejahtera Bangkit Bersama) serta Nomor Urut 2 pasangan Virganata Putra Utama dan Feri Happy Suwondo mewakili Partai MADYA.

Pemilik suara sah dalam acara pemilihan malam itu adalah seluruh mahasiswa ISTNUBA. Dan hasilnya pasangan Nomor urut 1 yaitu Moch. Riski dan M. Riky Asiz Setiawan keluar sebagai sebagai Presiden dan Wakil Presiden BEM ISTNUBA yang baru periode 2022-2023 dengan perolehan suara sebanyak 85 suara dan paslon nomor urut 2 mendapat 59 suara.

Dok. Pemilu raya BEM ISTNUBA

Dalam sambutan perdananya sebagai Presiden BEM terpilih, Moch. Riski, mengucapkan terimakasih atas semua dukungan yang di dapat.

“Terimakasih kepada seluruh mahasiswa yang dengan keikhlasannya telah memilih saya dan mempercayakan saya menjadi presiden BEM pada tahun ini. Saya tidak ingin banyak berbicara, tapi saya akan membuktikan apa saja yg akan saya rencanakan,” Ujarnya

Virganata Putra Utama sebagai pasangan calon nomor urut 2 juga memberikan sedikit sambutannya dan mendukung penuh visi dan misi dari pasangan nomor urut 1.

“Terima kasih saya ucapkan kepada yang memilih kami, dan mohon maaf tahun ini kami belum bisa terpilih menjadi presma dari mahasiswa. Tapi, no urut 1 ataupun 2 sebenarnya sama saja, kita memiliki tujuan yang sama yaitu ingin memajukan ISTNUBA, membuat ISTNUBA lebih baik dan makin terkenal di masyarakat. Walaupun kami tidak terpilih, kami akan mendukung penuh visi dan misi dari presiden BEM yang terpilih. Bagi kami yang terpenting bukan siapa pemimpinnya, tapi disini kita ISTNUBA, bersama kita bisa,” Ujarnya.

Dilanjutkan dengan perhitungan suara dalam pemilihan partai yang di menangkan oleh partai PSBB, yang nantinya akan mengangkat DPM dari partai tersebut. Maulida Dinda Putri mewakili partai PSBB memberikan sambutan dan berterima kasih kepada pendukung partai PSBB.

“Jadi disini saya mewakili ketua partai yang tidak dapat hadir pada malam hari ini. Pertama-tama saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman semua yang telah mendukung partai PSBB. Partai PSBB akan memilih calon DPM yang sekiranya pantas mengemban tanggung jawab tersebut,” Tuturnya.

Sementara KPUM tahun 2022 Moh Fariz Wahyu Abadi. dalam sambutannya juga mengucapkan terimaksih kepada seluruh mahasiswa yang turut menyukseskan acara KPUM dari awal hingga akhir.

“Kami selaku KPUM berterima kasih banyak kepada mahasiswa yang telah hadir dan yang sudah mengikuti runtutan acara yang diselenggarakan KPUM dari awal sampai acara final pada malam hari ini,” Pungkasnya.

Moh. Fariz Wahyu Abadi juga menutup acara pada malam hari itu dengan pembacaan doa.

“Sedikit kata penutup dari saya, jangan berharap mendapatkan apa. Tapi berikanlah apa yang dapat kalian berikan kepada ISTNUBA,” Tutupnya.

 

Dewi Novita (Publikasi KPUM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.