Pembinaan Calon Dewan Hakim MTQ Gianyar, Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas LPTQ Gianyar

Dok. Pembinaan Calon dewan hakim MTQ Kabupaten Gianyar

pwnubali.or.id | Gianyar – Jelang pelaksanaan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) kabupaten Gianyar yang ke-29 tahun 2022, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) kabupaten Gianyar menggelar Pembinaan Calon Dewan Hakim MTQ kabupaten Gianyar yang bertempat di aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gianyar, Kamis (10/2).

Lalu Ucin selaku ketua LPTQ kabupaten Gianyar menyampaikan bahwasannya pembinaan dewan juri diperlukan untuk menyesuaikan setiap aspek penilaian pada saat perlombaan sehingga tidak terjadi miskomunikasi ataupun miskonsepsi antara dewan juri yang tentu akan berpengaruh pada kualitas penjurian.

Bacaan Lainnya
Dok. Pembinaan Calon dewan hakim MTQ Kabupaten Gianyar

“Pembinaan tersebut juga diperlukan agar dalam penjurian nantinya tetap dalam konteks yang profesional dan independen,” tutur pria yang juga aktif sebagai Sekretaris PCNU Gianyar tersebut.

Acara pembinaan dewan juri secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba S.H., M.Si. dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya perencanaan dalam pelaksanaan suatu kegiatan.

“Setiap aspek dalam kegiatan harus diperhatikan agar ketika pelaksanaan bisa berjalan dengan baik. Begitu pun dengan dewan juri yang ditunjuk, harus memiliki kapabilitas di bidangnya sehingga tetap profesional,” paparnya.

Dok. Pembinaan Calon dewan hakim MTQ Kabupaten Gianyar

Penyelenggaraan MTQ sendiri akan dilaksanakan pada 20 Maret 2022 mendatang dengan peserta yang tersebar di seluruh Kabupaten Gianyar dengan beberapa cabang perlombaan. Dari hasil seleksi di tingkat kabupaten akan dipilih peserta untuk kembali bertanding pada lomba MTQ tingkat provinsi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.