Bantu Biaya Rumah Sakit, Upaya NU CARE-LAZISNU Bali dan Dua Ormas Lainnya Wujudkan Kesehatan Ummat

Dok. Kondisi Pasien di RS Jimbaran

pwnubali.or.id – Ketua PW NU CARE-LAZISNU Provinsi Bali, H. Eko Frianto menyampaikan bahwa NU Care-LAZISNU terus berupaya agar senantiasa membantu meringankan beban masyarakat yang sedang dalam kesulitan.

Hal tersebut beliau sampaikan saat memberikan keterangan kepada pwnubali.or.id usai memberikan bantuan kepada salah satu warga yang kesulitan membayar biaya pengobatan di Rumah Sakit Jimbaran, Bali.

Bacaan Lainnya

“Harapan saya NU CARE-LAZISNU agar bisa membantu meringankan beban ummat.  Ini termasuk salah satu program NU CARE-LAZISNU dalam bidang kesehatan,” paparnya.

H. Eko menyampaikan bahwa hari ini (7/1) PW NU CARE-LAZISNU Bali bersama dengan Sosial Ummat Masjid Agung Palapa dan Keluarga Madura Bali (KAMALI) memberikan bantuan kepada salah satu warga Madura yang sedang terbaring lemah di Rumah Sakit Jimbaran akibat terserang penyakit TBC. Pihak keluarga mengaku dalam kesulitan sehingga menghubungi KAMALI untuk meminta bantuan.

Dikutip dari NUpedia.id, Pasien Inisial FR, setiap hari bekerja sebagai Driver Gojek Online. Beliau tinggal bersama Ibu yang berstatus janda, dengan tiga adik yang masih sekolah di Wilayah Kuta Selatan.

“FR inilah tulang punggung keluarga,” kata Ust. Andy melalui sambungan telphon, Jumat (7/1).

Sedangkan sang ibu, masuk data sebagai penerima bantuan setiap bulan karena tercatat kaum dhu’afa oleh Sosial Umat Masjid Palapa.

“Setelah kami lakukan survei, ternyata ibunya sebagai penerima bantuan oleh Sosial Umat,” ungkapnya.

Ditanya soal kronologi FR sampai masuk Rumah Sakit, Ust. Andi menceritakan, bahwa dirinya mendapat informasi dari tetangga FR jika sedang sakit dan butuh bantuan ke Rumah Sakit.

Tak pikir panjang, bersama rekan-rekan Sosial Umat membawanya ke rumah sakit. Setelah dirumah sakit, terkendala pembayaran.

“Beruntung ada BPJS, namun terkendala penunggakan pembayaran,” kisah Andi.

Akhirnya, pihaknya mencoba menghubungi Keluarga Madura Bali (KAMALI) dan Lazisnu PWNU Bali untuk ikut serta membantu pembiayan tunggangan BPJS yang bersangkutan.

Total yang harus dilunasi kata Ketua Lazisnu Bali, H. Eko, 2.080.900. Terhitung sejak FR masuk RS sejak 4-7 Januari 2022.

“Alhamdulillah sudah ada jalan keluar atas bantuan Sosial Umat, Lazisnu Bali, dan Kamali. Semoga bermanfaat” harapnya singkat.

Sedangkan FR, harus rajin kontrol selama sekian bulan untuk memastikan kesehatan dan kesembuhannya.

“Harus kontrol kurang lebih 6 bulan. Karena paru-parunya sudah dikena,” kata Ust. Andi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.