Ketua GP Ansor Bali; Menjaga Kerukunan dan Keamanan Bali Adalah Tugas Bersama

PWNUBALI.OR.ID | DENPASAR

Minggu pagi, sejak pukul 10.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menggelar Apel Virtual yang dihadiri ribuan anggota Ansor Banser seluruh Indonesia bahkan mancanegara melalui sekretariat masing-masing.

Bacaan Lainnya

Dalam Apel tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan orasi serta arahan kepada seluruh anggota Ansor-Banser seluruh Indonesia dan mancanegara.

Menurutnya sebagai kader Ansor Banser agar tidak mudah percaya dengan orang yang menggunakan agama sebagai kedok kepentingan politik. Karena Indonesia berdiri bukan karena satu agama saja.

“Mereka hanya ingin menggunakan Islam sebagai kedok kepentingan politik. Tidak ada Indonesia jika tidak ada Islam, Kristen, Hindu maupun Budha. Indonesia tidak boleh dimonopoli satu kelompok saja,” Paparnya.

Gus Yaqut menambahkan, untuk menjadi Indonesia harus bisa menjadi manusia yang menerima perbedaan, kesatuan, dan berbuah kebaikan.

“Kita memang punya dua tugas pokok. Menjaga NKRI yang didirikan para tokoh dan para ulama. Dan menjaga para ulama dan kiai,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Bali, H. Yunus Naim menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan serta intruksi dari Ketua Umum, utamanya dalam melawan intoleransi dan radikalisme. Mengingat, Bali adalah tempat yang multikultural dan multietnis sehingga menjaga kerukunan dan keamanan adalah tugas bersama.

“Melawan kaum radikal dan intoleran adalah tugas bersama bagi anak bangsa. GP Ansor selalu siap dan bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada dalam menjaga kedaulatan bangsa,” Terangnya.

Apel Virtual GP Ansor ini diselenggarakan karena adanya perbedaan pandangan politik dan agama yang muncul ke permukaan akhir-akhir ini, sehingga menjadi penyebab polarisasi di masyarakat.

Di akhir apel, Gus Yaqut menambahkan, meski pandemi bisa membatasi ruang gerak dan aktivitas, Banser tidak akan menyerah apapun tantangannya, apalagi pandemi COVID-19.

“Semoga Allah memberikan kekuatan lahir dan batin untuk bangsa dan negara,” harapnya.

Penulis: Muhammad Muhlisin
Editor: Dadie W. Prasetyoadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.