Hj. Any Hani’ah; Muslimat NU Bali Tidak Ikut BKMT

0
285

PWNUBALI.OR.ID |

Dalam Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Sosialisasi Peranan Hidmat Muslimat NU Kota Denpasar Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Bali Hj. Any Hani’ah memberikan pengarahan dan membuka dialog tanya jawab kepada para hadirin berkenaan tentang Muslimat.

Hj. Any mengawali arahannya menjelaskan bahwa Muslimat NU adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial keagamaan dan merupakan badan otonom dari Jam’iyyah Nahdlatul Ulama yang didirikan pada tanggal 29 Maret 1946 di Purwokerto, dan muslimat NU merupakan organisasi muslimah yang beraqidahkan ahlussunah wal Jama’ah an nahdliyah.

“Perlu diketahui Ketua Muslimat NU dari berdirinya hingga sekarang masih enam pimpinan dan yang terlama adalah Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa mulai 2000 hingga sekarang karena dalam AD/ART berbunyi ketua umum boleh dipilih kembali. Jadi ketua itu ga mudah ya bu, angel,” candanya.

Menurutnya, para ibu mesti tau visi dan misi Muslimat NU itu mewujudkan masyarakat sejahtera, berkualitas dijiwai ajaran Aswaja dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diridhoi Allah SWT.

“Dalam strateginya dakwah Muslimat NU yaitu melalui dakwah bil lisan (ucapan), bil hal (tingkah laku), bil kitabah dengan menulis baik di majalah atau media sosial, kesemuanya mempunyai tujuan untuk mewujudkan Islam rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Adapun struktur Muslimat NU memiliki kepengurusan mulai dari tingkat nasional disebut pimpinan pusat, sampai tingkat dusun yaitu pimpinan anak ranting.

Diakhir dialognya Hj. Any mengingatkan bahwa BKMT bukan organisasi nasional tapi bentukan pengajian keluarga dan Muslimat NU.

“Agar kita tidak masuk ke dalamnya, tujuannya yaitu agar tidak terjadi dualisme organisasi, komitmen yang dibutuhkan agar fokus ngurus organisasi,” tegasnya.

Reportase: Syahrial

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.