Pelantikan PW Fatayat NU Bali; Optimalisasi Peran Strategis Perempuan Dalam Membangun Bangsa

Dok. Pelantikan Fatayat NU Bali masa khidmat 2023 - 2028

PWNUBALI.OR.ID

Denpasar – Pengurus Pimpinan Wilayah Fatayat NU Bali masa khidmat 2023 – 2028 resmi dilantik oleh Ketum PP Fatayat NU Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, M.S.S, M.S.I, Minggu, 28 Januari 2023 di Hotel Nirmala & Convention Center Denpasar, Bali.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, cucu dari muassis Nahdlatul Ulama tersebut menyampaikah bahwa Pelantikan merupakan langkah awal perjuangan fatayat NU khususnya di Bali untuk mewujudkan cita-cita perempuan NU.

“Pelantikan bukan akhir dari perjalanan tapi awal dari sebuah perjalanan. Kami berharap Fatayat Bali dapat menjalankan Visi dan Misi Fatayat yakni Menguat bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan peradaban dunia,” tuturnya.

Dok. Pelantikan Fatayat NU Bali masa khidmat 2023 – 2028

Ketua Panitia Pelantikan PW Fatayat NU Bali, Marsya Febrina S.Si., MT menyampaikan bahwa peran wanita setara dengan laki-laki yang memiliki posisi penting dan strategis dalam segala lini. Untuk itu pihaknya berharap dengan adanya Fatayat mampu menjadi wadah dalam mengembangkan bakat dan minat kaum wanita sehingga lebih siap untuk menghadapi era global.

“Kita perlu menyadari bahwa perempuan di Indonesia memiliki kesempatan yang setara dengan laki-laki untuk mengenyam pendidikan dan berkarya sesuai dengan minat dan bakatnya, hingga bisa menduduki posisi strategis dalam dunia kerja, usaha, sosial, politik dan pemerintahan. Maka itu semoga kesempatan ini bisa kita berdayakan agar nantinya organisasi Fatayat terus bisa berkembang menjadi lebih baik, memberikan kontribusi yang signifikan di segala bidang agar bisa menjadi bagian untuk membawa Indonesia menuju negara maju, adil, dan makmur.” paparnya.

Lebih lanjut Koordinator Bidang Pengembangan Ekonomi tersebut menyampaikan bahwa Fatayat NU orientasinya adalah untuk membawa manfaat bagi masyarakat, berjuang demi kebaikan untuk menjaga kerukunan antar umat, bangsa dan negara.

Menyambung apa yang telah di paparkan ketua panita, dalam kesempatan tesebut Ketua Fatayat NU Bali, Ayu Tri Wahyuni, M.Pd, mengajak para pengurus Fatayat NU Bali yang baru dilantik untuk berbenah dan bekerja keras.

“Sudah saatnya Fatayat Bali berbenah. Ayo bekerja keras, dan bangun komunikasi yg baik! Mengopeni organisasi harus kuat mental. Jadikan itu semangat jangan jadikan penghalang.” paparnya.

Sementara PJ Gubernur Bali dalam hal ini diwakili oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, I Made Artanegara,S.STP.,M.Si. dalam sambutannya mengajak segenap elemen masyarakat khususnya Fatayat NU Bali untuk turut merawat persatuan dan kesatuan bangsa melalui organisasi yang didirikan oleh para ulama.

“Fatayat NU Bali harus bisa menjaga dan mewarnai Bali dengan menjaga Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka tunggal ika. Merawat persatuan yang lestari demi Bali yang kita cintai,” pintanya.

Hadir dalam acara tersebut segenap Ketuan Umum PP Fatayat NU, Pengurus PW Fatayat NU Bali, Perwakilan pengurus Tanfidziyah PWNU Bali,  Banom dan Lembaga NU Bali, Perwakilan PJ Gubernur Bali, Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Para tokoh ulama dan tokoh masyarakat Bali.

Drs. Saifuddin Azis yang hadir mewakili Ketua PWNU Bali karena sedang perjalanan menuju acara peringatan 101 harlah NU, menitipkan pesan agar tidak mudah terpancing dalam politik praktis yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Musim politik, NU mengikuti politik kebangsaan bukan politik praktis. Isu yg memperpecah belah warga NU jangan diikuti,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.