Resmi Dilantik, Begini Pesan Addin Jauharuddin untuk Ansor Bali

PWNUBALI.OR.ID

Denpasar – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, hari Kamis 7 Desember 2023 di Hotel Sunset 100, Jalan Sunset Road, Kabupaten Badung, Bali.

Bacaan Lainnya

Dalam pelantikan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Bali serta Pimpinan Cabang Ansor se-Bali yang belum dilantik, diantaranya adalah PC Ansor Badung, PC Ansor Tabanan, PC Ansor Karangasem, PC Ansor Gianyar dan PC Ansor Klungkung.

Dok. Pelantikan pengurus pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor provinsi Bali

Didampingi Korwil Bali Nusra, Sahabat Zakaria Ridwan Puato, Bendahara umum PP Ansor, Sahabat Addin Jauharuddin melantik langsung Pengurus PW Ansor Bali diikuti oleh lima PC Ansor se-Bali lainya.

Acara lebih dulu serah terima tongkat kepemimpinan PW Ansor Bali periode sebelumnya H. Yunus Naim kepada pengurus yang Baru Tommy Reza Kurniawan. Kemudian penandatanganan mandatory kepemimpinan yang disaksikan oleh Ketua Tanfidziah PWNU Bali, KH. Abdul Azis sebagai saksi I dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bali, Drs. KH. Mahrusun, M.Pd.I sebagai saksi II.

Sahabat Addin Jauharuddin dalam sambutan menyampaikan bahwa Banser merupakan organisasi yang melayani publik. Banser dengan satuan khususnya merupakan bentuk dari reaksi cepat organisasi untuk membantu fungsi pelayanan publik.

“Inilah satuan-satuan Banser untuk menjaga dan mengokohkan organisasi juga fungsi melayani publik dari bawah,” paparnya.

Dok. Pelantikan PW Ansor Bali

Gus Addin menambahkan bahwa nikmat ber-Ansor dan ber-Banser adalah bermasyarakat. Manfaat menjadi kader Ansor-Banser tidak hanya dinikmati sendiri namun sampai anak cucu kelak.

“Apa yang kita lakukan dan ikhtiarkan akan menjadi indah yang kelak menjadikan anak-anak cucu kita terbaik di kemudian hari,” imbuhnya.

Terakhir pria yang juga menjadi komisaris Waskita Karya tersebut berpesan agar kader Ansor-Banser menjadi seorang entrepreneur di bidang apapun.

“Jika jadi politikus maka jadikan politikal preneur, jadi jadi aktivis maka jadilah sosial preneur, jadilah oemuka agama yang kehidupannya bisnis karena hampir seluruh Riski ada dalam bisnis. Ansor harus tumbuh berkembang,” tandasnya.

Senada dengan Gus Addin, Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noorhadi Alhafiz sebelum menutup acara dengan doa barokahnya menyampaikan bahwa Ansor dan Banser agar mempersiapkan kader-kader yang punya keahlian untuk menghadapi zaman. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.