Sambut Abad Kedua NU, MWC NU Gerokgak Gelar Dialog Kebangsaan Fiqih Peradaban

PWNUBALI.OR.ID | Buleleng – Ahad, 05 Maret 2023. Peringatan Harlah Bersama 1 Abad Nahdlatul Ulama MWC NU Kecamatan Gerokgak dengan tema “Masyarakat Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyah, Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru” Yang di sandingkan dengan Dialog Kebangsaan Fiqih Peradaban yang di isi oleh KH.Dr. KH. FARIS KHOIRUL ANAM, Lc., M. H.I. Bertempat di Aula MAN Buleleng.

H. Abdurrahman, Ketua MWC NU Kec. Gerokgak dalam sambutannya mengajak untuk saling menjaga empat pilar kebangsaan serta Aswaja.

Bacaan Lainnya
Dok. Kegiatan peringatan satu Abad NU di Gerokgak Buleleng Bali

“Mari kita tetap pertahankan akidah Ahlussunnah wal Jamaah dan pegang teguh dalam kondisi apapun dan jadikan 4 pilar kebangsaan sebagai pedoman kita bermasyarakat sesuai dengan tema yang di angkat yakni masyarakat Ahlussunnah wal Jamaah,” paparnya.

Perwakilan pemerintah daerah dalam hal ini dari perwakilan Camat Gerokgak menyampaikan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari NU. Pihaknya berharap agar NU terus menjaga kebhinekaan khususnya di Gerokgak.

“NU merupakan salah satu organisasi terbesar di indonesia bahkan di dunia dan perjalanan perjuangan NU tentunya tidak lepas dengan perjuangan kemerdekaan bangsa ini, NU juga selalu mengedepankan toleransi yang erat kepada semua golongan sehingga hal ini bisa memberikan keharmonisan yang baik di kehidupan masyarakat, bangsa maupun negara,” kata perwakilan Camat Gerokgak.

Dok. Kegiatan peringatan satu Abad NU di Gerokgak Buleleng Bali

Terakhir H. Rahmat Albayhaqi Ketua PCNU Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa kita semua wajib menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kita yang hidup di masyarakat multikultural di buleleng ini mari kita tetap berlandaskan aswaja dan 4 pilar kebangsaan sebagai acuan kita hidup bermasyarakat yang aman dan nyaman. Kita ini sudah bermasyarakat yang aman dan jangan sampai kita goyah dengan paham-paham yang baru untuk memecahkan belah yang sudah kita jalanin dalam kemajemukan di buleleng,” tandasnya

 

Penulis.dowi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.