Sekolah Tinggi Islam Kendal Gelar KKL Ke Buleleng, Saling Dukung Kemanjuan Lembaga Pendidikan NU

Dok. Mahasiswa STIK Kendal KKL ke BUleleng, Bali

PWNUBALI.OR.ID | Singaraja – Sekolah Tinggi Islam Kendal Melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Lembaga Madrasah Aliyah (MA) di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Buleleng yang bertempat di MA At – Taufiq Singaraja. Dalam kesempatan ini hadir pula MA Syamsul Huda yang juga merupakan lembaga bawah naungan LP Ma’arif NU Buleleng, Sabtu, 4 Februari 2023.

Sebanyak 200 peserta hadir dalam kesempatan tersebut yang terdiri dari mahasiswa, Rektor serta beberapa jajaran Dosen STIK disambut hangat oleh Kelapa yayasan MA At-Taufiq di dampin Ketua LP Ma’arif NU Buleleng serta MA Syamsul Huda.

Bacaan Lainnya
Dok. KKL Sekolah Tinggi Islam Kendal di Buleleng

Kepala Madrasan MA At-Taufiq Singaraja, Yuli Rakhmatiyah, S. Pd. I dalam sambutannya beliau sangat menerima kehadiran para mahasiswa KKL yang mungkin pertama kalinya di Buleleng. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk menjalis silaturahmi antar lembaga pendidikan NU.

“Saya ucapkan selamat datang di bumi panji sakti buleleng dan mohon permakluman atas tempat yang sederhana kami, mungkin juga pertamanya kegiatan ini dilakukan di MA Syamsul Huda namun dengan kendala akses yang tidak bisa dimasuki bus dikarenakan lokasinya di desa lebih tepatnya di desa tegallinggah maka dari itu kepala MA syamsul Huda menghubunngi kami untuk menerima kegiatan KKL dari STAI Kendal ini,” paparnya.

“MA At Taufiq merupakan satu – satunya MA yang berada di seputaran Kota Singaraja. Saya sangat bangga dengan adanya silaturahim ini bukan hanya KKL karena silaturahim ini merupakan pertemuan antara sesama Yayasan Pendidikan yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU meskipun keadaan kami yang minimalis ini,” imbuhnya.

Dok. Kegiatan KKL STIK Kendal di Buleleng Bali

Kepala STIK Dr. KH. Ahmad Tantowi, M. Si., M. Pd. Menyampaikan rasa syukur dapat diterima di Buleleng. Meurutnya perjuangan Bali khususnya Buleleng dalam mendirikan lembaga pendidikan Islam tidaklah semudah apabila di Jawa, sehingga pihaknya ingin saling bekerjasama.

“kami sangat bersyukur bisa diterima disini dan kami memahami betapat luar biasanya perjuangan bapak dan ibu guru yang membesarkan Lembaga Pendidikan Islam terutama yang di bawah Nahdlatul Ulama. Kami datang kesini juga membawa motifasi Bersama-sama untuk saling mendukung kemajuan Lembaga Pendidikan Nahldatul Ulama,” tuturnya.

KH. Ahmad Tantowi juga berharap agar mahasiswa dapat mengambil banyak ilmu dan pengalaman yang tidak di dapatkan di bangku perkuliahan selama di Buleleng.. Menurutnya, pengalaman yang seperti ini lah yang mungkin tidak bisa di dapatkan di Jawa.

Dok. KKL STIK Kendal ke Bulelelng, Bali

“Jika dijawa mendirikan sebuah Lembaga Pendidikan islam itu bukan sebuah tantangan tetapi berbeda dengan di bali. Permasalahannya mungkin internal kita sama dimana orang NU tidak menyekolahkan anaknya di Lembaga NU sendiri. Mungkin kami berharap banyak mari kita Bersama untuk mendukkung dan membesarkan NU lewat Lembaga Pendidikan, dengan memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Lembaga Pendidikan NU juga dapat bersaing di luar sana. Kita bangun nama baik Lembaga Pendidikan NU karena kalo Namanya sudah baik masyarakat akan percaya dengan sendirinya,” tandasnya.

Dengan adanya kegiatan KKL ini berharap dapat meningkatkan motivasi baik kepada siswa dan guru untuk membesarkan Nahdlatul Ulama. Acara ini kemudian di tutup dengan penandatanganan MoU antara pihak STIK dan MA yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Buleleng.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.