Pembekalan Daiyyah HIDMAT MNU Badung; Berikut Tausiyah Hj. Eva Diana Nadhifa

Dok. kegiatan Pembekalan Hikmad MNU Badung

PWNUBALI.OR.ID | Badung – Himpunan Daiyyah dan Majlis Taklim (HIDMAT) Muslimat NU Kabupaten Badung menggelar pembekalan kepada para daiyyah yang tergabung dalam HIDMAT MNU Badung bertempat di Masjid Al-Fattah, JImbarang, Badung, Bali, Ahad 28 Agustus 2022.

Mengusung tema, “siap mengabdi ikhlas dan berbakti dengan jiwa taqwa Bina umat Taqwa pada Allah Yang Esa yang rahmatan lil alamin”, Kegiatan tersesbut dihadiri oleh segenap pengurus Hidmat MNU Badung, Pengurus Muslimat NU Badung serta para daiyyah dan beberapa Majelis Taklim Kabupaten Badung.

Bacaan Lainnya
Dok. kegiatan Pembekalan Hikmad MNU Badung

Ketua Hidmat MNU Kabupaten Badung Hj. Eva Diana Nadhifa S.Ag, dalam kesempatan tersebut memberikan pembekalan kepada para peserta. Menurutnya adala lima poin yang harus diperhatikan, yaitu mulai dari Niat, Mengenal diri sendiri, Memandu diri kita senantiasa ibadah kepada Allah SWT, taubat dan tawakal.

Pertama, Memulai dengan niat.

“Melaksanakan kegiatan sehari-hari dimulai dengan niat. Niat dari dalam hati, dilaksanakan dan mendapatkan Hasil,” kata Hj. Eva.

Kedua, Mengenal diri sendiri

“siapa yang mengenal dirinya akan kenal siapa yang menciptakan dirinya. mengenal diri sendiri dengan cara senantiasa mengingat Allah SWT dan menyebut Asmaul Husna,” papar Hj. Eva melanjutkan.
Menurutnya, adapun cara mengenal diri kita adalah dengan mengenal diri dengan jasad dan ruh yang diisi dengan ilmu, Asma-asma Allah.

Kemudian Hj. Eva menjelaskan macam-macam nafsu yang dibagi menjadi tiga yaitu, Nafsu Lawwamah yaitu atau nafsu yang kadang baik dan kadang tidak baik, Nafsu Amaroh dan Nafsu Mut’ mainnah.

“Nafsu Amaroh yaitu emosi ataupun energy yang ada didalam diri kita yang harus dikendalikan agar tertata dg baik dan tidak terjerumus kejalan yang tidak baik,” tutur Hj. Eva.

“Sedangkan Nafsul Mut’mainnah ada Rodiah dan Mardiah. Rodiah diri kita yang ridho tapi Allah belum tentu Ridho . Mardiyah kita ridho dan Allah juga meridhoi Jika sudah Allah Ridho kita Ridho terciptalah ketenangan jiwa dari Allah subhanahu wa ta’ala dan mampu menolak hal-hal yang bersifat yang tidak baik atau susah gelisah,” tambahnya.

Dok. kegiatan Pembekalan Hikmad MNU Badung

Ketiga, Memandu diri kita senantiasa ibadah kepada Allah SWT

“Hidup agar selalu dilaksanakan dengan niat dan menata ibadah kita dengan penuh keyakinan, agar langkah dan nafas kita selalu mengingat Allah dengan senantiasa berdzikir kepada Allah SWT, dan hidup kita tidak menjadi sia-sia,” kata Hj. Eva.

Keempat, Taubat atau pembersihan diri dan tawakkal kepada Allah SWT

“Membersihkan diri kita dari hal yang kelihatan ataupun tidak seperti membersihkan diri dengan kegiatan sehari-hari seperti mandi, wudhu, sholat, istighfar, selalu dilakukan dengan dzikir Ingat kepada Allah sang pencipta,” imbuhnya.

Kelima, Tawakkal

Menurutnya tawakkal tidak hanya pasrah Diam tidak melakukan apa-apa namun harus berupaya dengan melakukan 4 Hal, yaitu; Syariat atau berusaha berikhtiar, Toriqoh mencari jalan keluar, Makrifat atau pemahaman agar menjadi Faham mengerti dan Hakikat mendapatkan hasil dari tawakkal.

Pembekalan Daiyyah

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Hidmat MNU Badung juga menyampaiakan pembekalan Daiyyah yaitu cara-cara berdakwah atau retorika dakwah sebagai berikut:

1. Bagaimana retorika dakwah yang menarik, kenapa dakwah itu penting?

a. Untuk mencegah kemurtadan
b. Membentengi diri dan ummat dari maraknya budaya barat
c. Sebagai tongkat estafet menuju era kegemilangan Islam

Paling penting menurtnya, menyampaikan dakwah dengan hikmah dan mauidhoh hasanah sebagaimana disampaikan dalam Alqur’an surat An-Nahl ayat 125:

ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ

Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Dok. kegiatan Pembekalan Hikmad MNU Badung

2. Dalam retorika dakwah mempunyai 5 hal penting;

a. Penemuan kesan pertama

Memberikan kesan pertama kepada para jamaah dan memberikan materi yang menarik, baik dari penampilan, kualitas suara dan ekspresi yang menarik perhatian jamaah.

b. Pengaturan aransemen

Materi harus disampaikan secara runtut, tertib sistematis dan jelas, dimulai dengan topik yang menarik, penyampaian dari materi dengan baik dengan diselingi dengan humor ataupun penyampain yang dapat menarik dari jamaah berikut dengan dalil pendukung, terakhir penutup dengan rangkuman ringkas dan jelas.

c. Style atau gaya, emosi dan temukan ketertarikan pendengar

“Penyampaian dari pendakwah itu sampai kepada para jamaah dan diamalkan. Karena ilmu apabila tidak diamalkan adalah sia-sia,” papar Hj. Eva.

d. Penyampaian mengikuti Bahasa tubuh dan ekspresi, kontak mata, tempo nada, olah vocal, olah visual dan totalitas dari hati.

e. Memori

“Pendakwah harus cerdas, harus menguasai materi, melatih isi materi tetap terjaga dalam memori pendakwah, materi berisi dengan pesan-pesan tentang mengajak kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT,” tukasnya.

Dok. kegiatan Pembekalan Hikmad MNU Badung

3. Retorika dakwah meliputi

Terakhir Hj Eva memaparkan beberapa retorika dakwah diantaranya adalah;

a. Memahami dan menguasai materi secara baik
b. Amalkan ilmu yang disampaikan
c. Pilihlah materi yang dibutuhkkan
d. Sampaikan materi yang actual dan uptodate
e. Berikan ilustrasi
f. Berikan solusi
h. Gunakan Bahasa sesuai dengan kondisi jamaah
i. Sertakan dalil Naqli dan Aqli (dalil Naqli adalah petunjuk yang diambil dari Al-Qur’an dan dalil tersebut kebenarannya mutlak dan hakiki sedangkan dalil Aqli adalah dalil yang dapat diTerima oleh Akal fikiran).

Kegiatan Hidmat MNU ini ditutup dengan doa oleh Ibu Hj. Suliha, S.Pd.I serta dokumentasi dari perwakilan LTNU serta Pengurus HIDMAT MNU Kabupaten Badung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar