PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Rangkaian acara MTQ ke-XXIX Tingkat Provinsi Bali 2022 secara resmi ditutup oleh Kepala Kanwil Kemenag Bali Komang Sri Marheni, S.Ag.,M.Si pada Senin malam (4/07) di Gedung Alaya Denpasar.
Kepala Kanwil Kemenag Bali menyampaikan bahwasannya dengan terselenggaranya MTQ merupakan salah satu langkah syiar yang strategis dalam menerapkan konsep moderasi beragama yang dipadukan dengan budaya.
“Pelaksanaan MTQ ini memperlihatkan segala lapisan masyarakat dari lapisan agama yang saling membantu sehingga memberikan pandangan yang baik, bahwasannya kehadiran satu agama dalam sebuah daerah tidak akan menjadi ancaman bagi agama yang lain. Karena hakikatnya, beragama itu adalah ber-Indonesia, dan ber-Indonesia itu adalah beragama.”
Mengakhiri sambutannya, kepala Kanwil Kemenag Bali menyampaikan sebait pantun. “Pulau Bali terkenal dengan kerifan lokalnya, banyak ragam agama dan budaya di dalamnya, pelaksanaan MTQ terlihat istimewa, kerukunan terawat Bali pun Jaya.”
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan hasil keputusan dewan juri terhadap nama-nama juara di setiap cabang MTQ yang diperlombakan. Secara keseluruhan, Kalifah Denpasar berhasil mendapatkan predikat sebagai Juara Umum pada MTQ ke-XXIX Provinsi Bali 2022 dengan membawa pulang 54 medali.








