Makesta Perdana PK IPNU-IPPNU Ponpes Nuris, Barokah Bulan Suci Ramadhan

Dok. Kegiatan Makesta PK IPNU IPPNU Ponpes Nuris Jembrana

PWNUBALI.OR.ID | Jembrana – Bertempat di Pondok Pesantren Nuris, Jembrana PK (Pimpinan komisariat) IPNU-IPPNU Nurul Ikhlas Megadakan Makesta (masa kestetiaan anggota) pertama, Ahad (17/4) bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh KH Fathurrahim (Pengasuh pontren nuris), Infita Rizqi Maulida (Ketua PC IPPNU Kabupaten Jembrana) dan Rizqi Maulana (Ketua PAC IPNU Kecamatan Negara serta para peserta makesta sebanyak 30 orang.

IPNU IPPNU ini merupakan gerbang utama dalam mengenal organisasi jamiyyah nahdatul ulama. Dalam IPNU IPPNU memiliki aturan-aturan yang mana itu sudah disusun dalam pedoman yang namanya PDPRT atau PDOA yang merupakan kitab suci IPNU IPPNU.  Dan dalam organisasi IPNU IPPNU ini juga memiliki sapaan, untuk cowok “rekan” dan untuk cewek “rekanita”, supaya dengan adanya sapaan kita tidak canggung lagi dengan yang lebih tua. Karena itu juga menunjukkan sikap profesional dalam berorganisasi IPNU IPPNU.

Bacaan Lainnya
Dok. Kegiatan Makesta PK IPNU IPPNU Ponpes Nuris Jembrana

Dengan terlaksananya MAKESTA (masa kesetiaan anggota) ini berharap dapat melahirkan anggota yang bersikap dan berwawasan yang baik. “ungkap rekan maulana selaku ketua PAC IPNU Kec. Negara.

Dalam sambutannya, inifta menyampaikan bahwa makesta pertama PK (pimpinan komisariat) nuris ini adalah makesta yang paling beda karena dilaksanakan pada bulan ramadhan. dan juga  memberikan motivasi untuk peserta makesta yaitu dari KH Sahal mahfuz “Menjadi baik itu mudah hanya dengan diam maka semuaanya akan terlihat baikyang susah itu menjadi manfaat karna itu butuh perjuangan.” Jika kita inggin bermanfaat maka kita harus berjuang karena ketika kita berjuang kita akan menjadi manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Dok. Kegiatan Makesta PK IPNU IPPNU Ponpes Nuris Jembrana

KH Fathurrahim (selaku pengasuh pontren nuris) dalam sekapur sirihnya menyampaikan motivasi bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa. “Dalam Ramadhan diam mu bernilai tasbih dan tidur bernilai ibadah, Artinya diam saja dapat pahala apalagi beraktivitas yang baik dan positif,  Karena di bulan Ramadhan pahala dan dosa dapat dilipat gandakan .Jika kita niat melakukan amal akhirat maka dunia­-nya akan ikut, tetapi jika kita niat hanya dunia-nya saja maka akhirat nya tidak akan ikut. Sebagaimana dalam pribahasa Jika menanam rumput padi tidak akan ikut, tetapi jika menanam padi rumput pasti ikut,” paparnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.