Sampaikan Materi Keorganisasian di Acara Muslimat NU Badung, Ketua PWNU Bali : Berada di NU Sebuah Kemuliaan

Dok, Ketua PWNU Bali memberikan mauidhoh keorganisasian dalam acara harlah Muslimat NU di PC Muslimat NU Badung

PWNUBALI.OR.ID | Badung – Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I hari Ahad (20/3) kemarin memberikan materi tentang keorganisasian dalam acara peringatan Harlah Muslimat NU yang diselenggarakan oleh PC Muslimat NU Kabupaten Badung, di Sekretariat bersama PCNU Badung, Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Bali.

H. Azis, panggilan sapaan beliau, menyampaikan tentang barokahnya berhikmad di NU. Menurutnya berada di lingkungan Nahdlatul Ulama merupakan sebuah kemuliaan.

Bacaan Lainnya

“Kita diberi sebuah kemuliaan, harus bersyukur ketika kita di tetapkan masuk di lingkungan Nahdlatul Ulama, semoga dimanapun berada dan semoga sampai akhir dipanggil Allah swt. Karena kami yakin di NU tidak ada sedikitpun menyimpang dari petintah-perintah Allah swt. Tidak ada sedikitpun yang menyimpang terhadap apa yang telah dicontohkan baginda besar Rasulullah SAW,” paparnya.

“Orang luar NU boleh ngomong apa saja. Mau bilang bid,ah, kurafat, boleh apa saja tapi yang di dalam insyaAllah sama-sama mengetahui apa yang kita lakukan benar-benar khidmat, benar-benar menanamkan rasa cinta terhadap agama yang kita cintai dan menjalankan sepenuh hati atas semua program yang semua bernilaikan ibadah kepada Allah swt,” imbuhnya.

Dok. Harlah Muslimat NU ke 76 oleh Muslimat NU Badung berupa santunan anak yatim dan donor darah, Minggu, 20 Maret 2022 dari NUPEDIA

Beliau juga meminta supaya tidak ada keraguan di dalam berkhidmat di lingkungan Nahdaltul Ulama.

Disamping itu juga, H. Azis memberikan apresiasi atas terbentuknya yayasan PC Hidmat Muslimat NU (Himpunan Daiyah Majelis Ta’lim Muslimat Nahdlatul Ulama) Kabupaten Badung. Beliau berharap dengan hadirnya Hikmad dapat melahirkan daiyah-daiyah yang siap memberikan materi di depan masyarakat. Mengingat bahwa banyak daiyah lulusan pesantren yang berada di Kabupaten Badung namun belum muncul ditengah masyarakat.

“Beberapa bulan kedepan harus ada pelatihan-pelatihan khusus tentang daiyah sehingga para ustadzah yang sudah mempunyai kemampuan untuk meyampaikan materi di hadapan masyarakat bisa dilantik,” terang H. Azis.

Terakhir Beliau mengingatkan agar senantiasa menjaga kekompakan serta bergerak bersama-sama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kekompakan harus kita bangun baik di NU maupun di Muslimat. Muslimat ada tiga sayap yang luar biasa dan memiliki kebebasan yang tidak terlapas dari AD ART / PD PRT. Ada YBM, Hidmat dan YKM ketika bergerak sama-sama maka akan memberikan kontribusi yang besar terutama saat ini berada di tengah-tengah situasi yang tidak menentu. Tentang pendidikan jangan pernah sungkan datang ke NU. Perlu kita bersama-sama dengan kekuatan yang kuat dari muslimat dengan dorongan dari PCNU saya yakin insyaAllah semua bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PWNU Bali KH. Abdul Aziz, Mustasyar PCNU Badung KH. Anwar Hamid dan Sekretaris PCNU Badung H. Budi Utomo, Kemenag Kabupaten Badung, Camat Kuta, Ketua PDDI Bali, Pengurus MWC NU Kuta, Pengurus MWC NU Mengwi, Ketua Ansor Badung Shabat Zainal Abidin dan beberapa lembaga serta Banom PCNU Badung dan segenap pengurus Muslimat Badung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.