Lantik 18 Dewan Hakim MTQ Kabupaten Gianyar, Ketua LPTQ Gianyar Siapkan Juri Objektif dan Profesional

Dok. Pelantikan Dewan Hakim MTQ Kabupaten Gianyar

PWNUBALI.OR.ID | Gianyar – Ketua LPTQ Kabupaten Gianyar, Dr. Lalu Ucin, secara resmi melantik 18 orang dewan hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIX Kabupaten Gianyar di Aula Kementrian Agama Gianyar pada Rabu, (16/03).

Pelantikan dan orientasi dewan hakim MTQ ke-XXIX Kabupaten Gianyar sendiri memang dilaksanakan tidak bertepatan dengan penyelenggaraan lomba MTQ yang dijadwalkan akan digelar pada hari Minggu (20/03) besok.

“Pada umumnya pelantikan memang dilakukan sewaktu acara lomba. Namun dengan pertimbangan kondisi saat ini yang masih belum bisa mengumpulkan banyak massa di satu tempat, maka pelantikan dilaksanakan terpisah beberapa hari sebelum pelaksanaan lomba. Dan hal ini tidak menyalahi pakem LPTQ dan nanti ketika acara MTQ nanti bisa lebih simple dan tidak bertele-tele.” jelas H. Masruhan selaku Kasi Bimas Islam Kabupaten Gianyar pada saat memberikan sambutan.

Dok. Pelantikan Dewan Hakim MTQ Kabupaten Gianyar

Dalam kesempatan itu pula, kembali dimatangkan kordinasi antara dewan juri dan panitera mengenai kriteria penilaian dan denah lokasi setiap cabang lomba yang akan dilakukan. Sehingga peserta diharapkan mendapat informasi yang cukup jelas mengenai teknis lomba yang akan mereka ikuti.

Ketua LPTQ Kabupaten Gianyar, Dr. Lalu Ucin menghimbau agar seluruh dewan hakim memberikan penilaiannya secara objektif dan sesuai dengan standar nilai LPTQ nasional.

“Dalam memberikan penilaian terutama di hasil akhir, jika tidak ada yang memenuhi syarat untuk menjadi juara terbaik, jangan dipaksakan peserta yang ada menjadi juara. Dewan hakim tetap harus memberikan penilaian sesuai dengan standar LPTQ nasional.” terangnya saat memberikan pengarahan pada dewan hakim yang telah dilantik. Hal ini disampaikan dalam upaya menjaga kualitas peserta agar layak diikutsertakan ke MTQ tingkat provinsi.

Dok. Pelantikan Dewan Hakim MTQ Kabupaten Gianyar

Melalui orientasi ini dewan hakim menyamakan pemahaman sehingga dapat menjaring peserta dengan selektif dan layak. Selain itu dewan hakim juga mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan profesionaliatas dewan hakim dalam penguatan dan penguasaan materi, serta penguasaan dalam menuangkan nilai ke dalam blangko penilaian..

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses