pwnubali.or.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi kemahasiswaan yang paling tepat untuk pengembangan diri mahasiswa islam dalam memperjuangkan nilai ke islaman tanpa merubah ada istiadat kebudayaan lokal.
Pernyataan tersebut di sampaikan Ispandi SH, Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Provinsi Bali dalam acara masa penerimaan anggota baru (MAPABA). Sabtu 16 Oktober 2021
“Hanya PMII yang mampu menerjemahkan nilai perjuangan Islam ala Kiai Hasyim Asy’ari” katanya
Di tengah Sambutanya. Ispandi melempar pertanyaan kepada para peserta MAPABA dan kepada semua Pengurus Komisariat (PK) Universitas Udayana.
“Paska MAPABA, apakah Kader PMII siap Mem-PMII-kan seluruh mahasiswa islam yang ada di Bali.?” tanyanya dengan suara lantang
“Kami siap” sahut para peserta dan pengurus PK Universitas Udayana
Mantan ketua Pergunu Kab. Badung tersebut melanjutkan, jika sudah PMII mampu mem-PMII-kan mahasiswa/i muslim yang berada di Bali minimal 75% maka Bali akan terhindar dari gempuran paham radikalisme
“kalau ingin menjaga Bali dari radikalisme hanya ada dua lembaga paling penting untuk dikhidmatkan. Pertama NU sebagai benteng terkahir. Kedua PMII” jelasnya
Penulis : Ita khuniawati








