MAPABA PMII Komisariat Udayana, Siapkan Kader Intelektual dan Bermoral

  • Whatsapp

pwnubali.or.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Udayana, pagi ini (16/10) menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di gedung sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Badung, Bali.

Mengusung tema “Mewujudkan Insan Pergerakan yang Kreatif dan Produktif berlandaskan Aswaja di Era Digitalisasi”, PMII Komisariat Udayana terus berupaya mencetak para kader yang berintelektual dan bermoral.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua Komisariat, M. Fahmi Idris menyampaikan bahwa Mapaba ini sebagai jenjang kaderisasi pertama dalam PMII, bertujuan sebagai pengenalan awal terhadap mahasiswa untuk mengenal PMII.

”Mapaba ini penting bagi mahasiswa yang ingin mengenal dan bergabung dengan PMII. Selain sebagai jenjang kaderisasi formal pertama dalam PMII dan mapaba tahap yang harus dilalui oleh calon kader untuk menjadi anggota PMII dengan predikat Mu’takid, secara khusus,” paparnya.

Lebih lanjut Ia berharap, kepada seluruh peserta Mapaba agar tetap istiqomah dalam berproses di PMII.

“Calon anggota PMII agar konsisten dalam berproses, tidak hanya tingkatan Mapaba tapi juga sampai ke jenjang selanjutnya dan meciptakan progres-progres yang baik untuk menjaga keutuhan NKRI,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, dihadiri oleh segenap tokoh seperti; Ketua PCNU Badung H. Aap Syafruddin, Ketua IKA PMII Badung, Ketua ISNU Bali, PC Muslimat Badung, Ketua PC PMII Buleleng, IPNU/IPPNU Badung, serta organisasi diluar NU seperti Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Pemkri), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Sebelum ditutup, Ketua PC IKA PMII Badung As’ad menyampaikan bahwa, gerakan berpaham Aswaja di kampus-kampus mesti digalakkan. Salah satunya keberadaan PMII di Kampus-kampus di Bali.

“Melalui MAPABA inilah sebagai salah satu mencetak kader-kader PMII yang akan kita gerakkan di kampusnya masing-masing,” tandasnya.

 

Kontributor : LTNNU Kabupaten Badung
Editor : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.