Hukum Wanita Memikul Jenazah

157

pwnubali.or.id – Sempat viral beredar video beberapa orang wanita sedang memikul jenazah menuju ke pemakaman. Hal tersebut bukanlah hal yang biasa, karena seyogyanya para kaum prialah yang semestinya melakukan tugas tersebut jika melihat dari segi fisik dan tenaganya.

Namun di beberapa daerah banyak sekali kasus kematian yang terus menerus bergantian di satu kampung, lalu beberapa tokoh yang kemudian menganjurkan agar ketika ada yang meninggal lagi supaya yang memikul jenazahnya adalah para perempuan agar kasus kamatian warga segera berakhir.

Lantas bagaimana hukumnya perempuan memikul jenazah? berikut penjelasan dari Abdul Wahid Al-Faizin salah seorang alumni pondok pesantren Tebu Ireng jombang.

Menurut ulama’ jenazah Sunnah dipikul oleh laki-laki meski jenazahnya adalah seorang perempuan. Karena itu makruh hukumnya bagi perempuan memikul jenazah. Hal ini dikarenakan pada perempuan adalah lemah dan dikhawatirkan terbukanya aurat ketika mereka memilkul jenazah.

NB: Hukum ini adalah hukum asal. Ketika dalam prosesnya terdapat hal yang diharamkan seperti membuka aurat atau terjadinya fitnah, maka hukumnya mengarah ke haram. Wallahu A’lam

Referensi :

(وَلَا يَحْمِلُ الْجِنَازَةَ إلَّا الرِّجَالُ) نَدْبًا (وَإِنْ كَانَ) الْمَيِّتُ (أُنْثَى) ؛ لِأَنَّ النِّسَاءَ يَضْعُفْنَ عَنْ الْحَمْلِ فَيُكْرَهُ لَهُنَّ، فَإِنْ لَمْ يُوجَدْ غَيْرُهُنَّ تَعَيَّنَ عَلَيْهِنَّ
[الخطيب الشربيني، مغني المحتاج إلى معرفة معاني ألفاظ المنهاج، ٤٨/٢]

(وَلَا يَحْمِلُ الْجِنَازَةَ إلَّا الرِّجَالُ وَإِنْ كَانَتْ) خُنْثَى أَوْ (أُنْثَى) لِضَعْفِ النِّسَاءِ عَنْهُ فَيُكْرَهُ لَهُنَّ كَالْخَنَاثَى وَيُحْمَلُ عَلَى سَرِيرٍ أَوْ لَوْحٍ أَوْ مَحْمَلٍ وَأَيُّ شَيْءٍ حُمِلَ عَلَيْهِ أَجْزَأَ قَالَهُ فِي الْمَجْمُوعِ
[ابن حجر الهيتمي، تحفة المحتاج في شرح المنهاج وحواشي الشرواني والعبادي، ١٨٦/٣]

(وَلَا يَحْمِلُهَا) وَلَوْ أُنْثَى (إلَّا رِجَالٌ) لِضَعْفِ النِّسَاءِ عَنْ حَمْلِهَا غَالِبًا وَقَدْ يَنْكَشِفُ مِنْهُنَّ شَيْءٌ لَوْ حَمَلْنَ فَيُكْرَهُ لَهُنَّ حَمْلُهَا وَفِي مَعْنَاهُنَّ الْخَنَاثَى فِيمَا يَظْهَرُ
(قَوْلُهُ وَلَا يَحْمِلُهَا إلَّا رِجَالٌ) أَيْ نَدْبًا كَمَا يُرْشِدُ إلَيْهِ قَوْلُهُ فَيُكْرَهُ لَهُنَّ حَمْلُهَا اهـ. ح ل (قَوْلُهُ فَيُكْرَهُ لَهُنَّ حَمْلُهَا) فَإِنْ لَمْ يُوجَدْ غَيْرُهُنَّ تَعَيَّنَ حَمْلُهُنَّ اهـ. شَرْحُ م ر
[الجمل ,حاشية الجمل على شرح المنهج = فتوحات الوهاب بتوضيح شرح منهج الطلاب ,2/165]

editor : Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.