PR NU Loloan Barat Terus Istiqomahkan Lailatul Ijtima’

152

pwnubali.or.id – Ahad (13/06/2021) Pengurus Ranting NU Loloan Barat menyelengarakan acara Lailatul Ijtima’ bertempat di Musholla Al-Ishlah Lingkungan Pertukangan, Kelurahan Loloan Barat yang dihadiri oleh para pengurus ranting NU Loloan Barat beserta jajaran dan masyarakat sekitar.

Diawali dengan pembacaan Khotmil Qur’an bi nadhor sejak ba’da shalat subuh sebagai pembuka kegiatan Lailatul Ijtima’ kali ini, yang kemudian dianjutkan dengan rangkaian sholat maghrib berjamaah, pembacaan tahlil dan diakhiri dengan pengajian.

Nur Ahmad Fahmi selaku Ketua Tanfidziyah PRNU Loloan Barat dalam sambutannya menyampaikan, “ Pengajian Lailatul Ijtima’ ini adalah wadah untuk menyambung silaturahmi kepada Takmir Musholla dan masyarakat sekitar yang rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali dan bergilir ke musholla-musholla yang ada di kelurahan Loloan Barat, guna untuk menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jamaah di tengah-tengah masyarakat tetap terjaga dan terhindar dari segala bentuk faham radikalisme”.

Tak lupa beliau juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada jajaran Takmir Musholla Al-Ishlah yang dengan penuh suka cita menyambut acara tersebut.

Pada pengajian Lailatul Ijtima’ kali ini disampaikan secara langsung oleh Rois Syuriah PRNU Loloan Barat Ust. Muhammad Sofi Zihan, M.H.

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan bahwa kita pada zaman ini tidak cukup mencari ilmu hanya dengan modal handphone baik melalui youtube dan media sosial, akan tetapi syarat mencari ilmu itu harus dengan mulazamah atau bertemu langsung dengan guru.

“Ilmu apapun bisa dicari hari ini dengan gadget yang kita genggam kapanpun dan dimanapun kita berada, tetapi keberkahan dan keteladanan hanya bisa kita temukan dengan berguru dengan seorang guru secara langsung”, tegas beliau dalam ceramahnya.

Beliau mencontohkan, kita bisa saja menemukan ilmu tentang kejujuran, keadilan, keikhlasan, kesabaran dan lainya di media internet, tetapi keteladanan bagaimana cara praktek tentang kejujuran, keikhlasan, kesabaran itu hanya bisa kita temukan dengan prakteknya secara langsung oleh para ulama’ dan guru kita, hal inilah mengapa penting bagi talib-talib al-ilmi untuk bersanad.

Pada kesempatan Pengajian Lailatul Ijtima’ kali ini pula Pengurus Ranting NU Loloan Barat mengajak langsung kepada semua jamaah yang hadir untuk mendoakan dan melakukan shalat ghaib atas wafatnya KH. Nawawi Abdul Jalil,  pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur.

Kontributor : Ahmad Fahmi
Editor : Ita KH

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.