Aksi DPM dan BEM ISTNUBA Bagi-Bagi Takjil di Bulan Ramadhan

61

pwnubali.or.id – Ada yang berbeda di ruas Jalan Mahendradata, Denpasar Barat. Tepatnya di Perempatan lampu merah. Minggu, 18 April 2021 petang. Puluhan mahasiswa berkumpul di pinggir jalan. Para mahasiswa ini tergabung dalam pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ISTNUBA.

Mereka bukan sedang menggelar demonstrasi. Melainkan berbagi takjil (makanan pembuka puasa) kepada para pengguna jalan , pengamen, dan tukang ojek online yang yang melintas di lampu merah Mahendradatta, Denpasar Bali.

Ramadhan kali ini dijadikan momentum untuk lebih dekat dengan masyarakat, dimana dalam bulan Ramadhan setiap amal kebaikan akan dilipat gandakan. Meski jalanan sempat macet, karena bersamaan dengan jam pulang kantor, para aktivis ISTNUBA masih bersemangat dalam melaksanakan tugasnya berbagi takjil.

Pemberian takjil ini berupa 100 nasi dan 200 bungkus Es Buah di mulai pukul 17.00 WITA. Dengan titik kumpul di kampus ISTNUBA, Jujun Juanda sebagai wakil ketua DPM mengatakan bagi-bagi takjil yang di lakukan merupakan upaya mengenalkan kampus kepada masyarakat sekitar.

“Untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah atas semua kenikmatan serta masih diberikan kesempatan untuk berbagi dan menjalankan ibadah puasa serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan masyarakat oleh karena itu kami mengadakan kegiatan ini, selain itu hal ini bertujuan untuk mengenalkan kampus ISTNUBA kepada masyarakat umum”, Tutur Jujun

Pandemi COVID-19 semakin menyebar ke berbagai daerah khususnya di Denpasar ini. Pandemi ini membuat golongan masyarakat menengah ke bawah kesulitan secara ekonomi. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan disambut dengan antusias oleh masyarakat Denpasar.Harapan terbesarnya dengan adanya pembagian takjil ini bisa sedikit meringankan beban.

Selain itu Maulana Ibnu Zaman selaku Presiden BEM ISTNUBA juga menegaskan kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Mahasiswa yang mengikuti pembagian takjil ini tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu membawa hand sanitizer. Hal ini dalam upaya melindungi diri dari penyebaran Virus Covid-19 yang sampai saat ini masih belum ada penurunan yang signifikan.” Pungkasnya.

Acara pembagian takjil ditutup dengan berbuka bersama di kampus ISTNUBA dan di lanjutkan dengan solat Maghrib berjamaah. Dengan melakukan kegiatan kepedulian ini, mahasiswa ISTNUBA mampu memahami masyarakat yang membutuhkan saat kondisi bulan ramadhan yang saat ini masih dalam keadaan pandemi COVID-19. Selain itu juga agar menjadi mahasiswa yang mampu mengabdi kepada masyarakat. (P2J).

Penulis : Dewi Novita (Kominfo)

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.