PWNUBALI.OR.ID | JEMBRANA
Sabtu, 14 Maret 2020 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jembrana melaksanakan Peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad saw dan Harlah NU ke 97 bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan Jembrana, bertempat di depan Kantor PC NU Jembrana dan di hadiri oleh Kapolres Jembrana dan Dandim 1617 Jembrana.
Tema yang diusung oleh Panitia Pelaksana Kegiatan adalah “Memelihara Tradisi, Menjaga Toleransi”. Menariknya acara kali ini, karena menggunakan dua penceramah yaitu KH Hafi Muhammad Firdaus dan Habib Salim Bafaqih. Acara dimulai pukul 15.00 wita dimulai dengan sambutan panitia dan seterusnya hingga acara inti.
Ketua PC NU H Arsyad menegaskan tentang bagaimana melestarikan Toleransi dan Tradisi. Dimana dalam Keluarga Besar Nahdlatul Ulama sangat menjaga yang namanya tradisi seperti Maulid dan Isra’ Mi’raj tetap di jaga serta tetap memelihara Tolerensi,
“Sebentar lagi akan bertemu dengan Hari Raya Umat Hindu yaitu Nyepi, kami menghimbau agar kerukunan antar umat beragama selalu terjaga dalam NKRI” ujar H. Arsyad.
Sebelum menginjak ancara inti yaitu tausiyah dari KH Hafi Muhammad Firdaus, Kyai Muda asal Bandung tersebut Mengajak untuk bersholawat bersama kepada Baginda Nabi Muhammad saw.
“Bagaimana mungkin seorang muslim mengakui Nabi Muhammad sebagai Rasul dan junjungan jika tanpa disertai rasa cinta terhadap Nabi Muhammad saw. Tegas Kyai yg biasa di panggil Abah Cijeungjing.
Reportase: Didin/LTN NU Jembrana
Editor: Dadie W. Prasetyoadi








