Konfercab GP Ansor Badung: Zainal Abidin Terpilih Jadi Ketua Secara Aklamasi

PWNUBALI.OR.ID |

Zainal Abidin terpilih sebagai Ketua Ansor Badung secara aklamasi di Konfercab Ansor Badung pada 9 Maret 2020 di Wisma Bima 2, Kuta, Bali.

Bacaan Lainnya

Dukungan penuh suara itu dari empat Pimpinan Anak Cabang : PAC Kuta, PAC Kuta Utara, PAC Kuta Selatan, PAC Petang. Dan dukungan dari 12 Ranting yang ada di Kabupaten Badung.

Baca juga:

PC GP Ansor Kabupaten Badung Adakan Konferensi Cabang ke III

Saat ditanya apa yang membuat dukungan penuh itu kepadanya, Zainal berkeyakinan, karena dirinya aktif bersilaturahim dan meluangkan waktunya untuk menghadiri kegiatan Ansor.

“Setiap mereka membuat acara entah itu Rijalul Ansor atau latihan PBB saya sering meluangkan waktu untuk hadir ditengah-tengah mereka,” kata Zainal melalui pesan Whatsapp, Senin, (9/3).

As’ad, salah satu pengurus sebagai Wakil Ketua Ansor Badung periode 2016-2020 mengamini pernyataan Zainal. Menurutnya, loyalitas dan kecintaan Zainal tidak diragukan lagi.

“Kalau soal loyalitas tidak perlu diragukan lagi,” ujar As’ad, Senin, (9/3).

Sebelumnya, karir Zainal di Ansor dari tingkat bawah, yakni Ranting Tibubeneng dibawah PAC Kuta Utara, kemudian menjadi Kepala Satuan Kelompok (Kasatkorkel). Melalui pengabdiannya di dua posisi itulah, Pengurus Cabang Ansor tertarik untuk mengajaknya menjadi pengurus cabang atau kabupaten.

“Pertama, sebagai bendahara, kemudian pindah menjadi Wakil Ketua Bidang Humas dan Sosial,” ujar Zainal kelahiran Lamongan ini.

Kedepannya, sebagai Ketua baru, salah satu yang menjadi perhatiannya adalah penguatan kaderisasi melalui kegiatan-kegiatan pendidikan kader yang sudah ada dalam Ansor.

“Membuat pelatihan dan pendidikan tingkat dasar dan menengah bagi kader-kader GP Ansor yang ada di Kabupaten Badung,” katanya.

Selain itu, untuk menyempurnakan keadminitrasian organisasinya, Zainal akan segera menyelesaikan pembangunan kantor sebagai sekretarian PC Ansor Badung.

“Agar semua administratif sekretariat bisa dilakukan dalam satu kantor,” tambah Zainal.

Terkait persoalan internal Ansor, Zainal tidak memungkiri hal tersebut. Dalam pengakuannya, ada beberapa anggota dan kader yang bekerja di luar struktur . Dirinya berjanji, akan segera menyelasaikan persoalan tersebut dengan mengajak bersama-sama duduk bareng bermusyawarah.

“Kami akan segera selesaikan masalah ini dengan memanggil mereka, ajak ngopi bareng untuk bersama-sama kita selesaikan masalah ini dan saya yakin mereka akan mengerti dan bersedia kembali ke jalur struktural organisasi, karena organisasi GP Ansor adalah Satu Komando,” janjinya.

Mengenai sikap kerukunan umat beragama, Zainal tegas dan berkomitmen akan menjaga kerukunan dengan saling meghormati dalam perbedaan bersama saudara-saudara yang non muslim.

“Kami sering melakukan kegiatan ngepam bareng dengan Pecalang apabila mereka membutuhkan pengamanan dari Banser untuk menjaga upacara keagamaan umat Hindu. Kami juga sering melakukan kolaborasi dengan aparat Kepolisian untuk menjaga keamanan umat Nasrani dengan menjaga perayaan Natal atau kegiatan mereka di Gereja,” ungkapnya.

Penulis: Wandi Abdullah
Editor: Dadie W. Prasetyoadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.