Tokoh Lintas Agama Sampaikan Pernyataan Sikap Bersama di PWNU Bali

0
241

PWNUBALI.OR.ID – Pada acara Dialog Lintas Agama yang digelar PCNU Kota Denpasar di Gedung Serbaguna PWNU Bali hari Minggu malam (29/9) selain diskusi, dilakukan pula pernyataan sikap bersama tokoh lintas agama.

Para tokoh lintas agama yang hadir malam itu antara lain Ketua FKUB Indonesia Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Rais Syuriah PWNU Bali KH. Noor Hadi Al Hafidz, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Denpasar Romo Paskalis Nyoman Widastra, SVD, M.Si, dan Ketua LTN NU Provinsi Bali Ustadz M. Taufiq Maulana S.Sy,M.H. Pembacaan pernyataan sikap tertulis ini turut disaksikan oleh seluruh undangan dari berbagai ormas lintas agama yang hadir.

Berikut isi Pernyataan Sikap Bersama tersebut:

PERNYATAAN SIKAP BERSAMA TOKOH LINTAS AGAMA MENYIKAPI DINAMIKA KEBANGSAAN TERKINI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh…
Om Swastiastu…
Salooom…
Namabudaya…

BANGSA Indonesia saat ini tengah menghadapi ujian berat. Dinamika politik pasca Pemilu Serentak 2019 lalu masih menyisakan letupan-letupan. Mulai dari Kerusuhan Papua hingga aksi-aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang menolak produk legislasi seperti Revisi UU KPK, RUU KUHP dan sejumlah RUU lainnya yang sudah dan sedang di bahas DPR-RI hingga jatuh korban mahasiswa dan penangkapan beberapa aktivis. Menyikapi dinamika ini, kami para TOKOH LINTAS AGAMA di Bali menyeru dan menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mengimbau mahasiswa dan masyarakat, khususnya di Bali untuk bersama-sama menjaga Bali tetap aman, damai dan kondusif. Tidak mudah terprovokasi isu-isu atau konten-koten HOAX yang ingin menciptakan kegaduhan politik dan keamanan di tanah air.
  2. Penyampaian pendapat dimuka umum dijamin oleh UUD 1945, namun diharapakan tetap disampaikan secara elegan, menjaga etika, santun dan rukun meski berbeda pendapat.
  3. Presiden dan DPR-RI sudah sepakat menunda pembahasan dan pengesahan RUU KUHP dan RUU lainnya yang memicu pro kontra di tengah masyarakat, termasuk sedang mengkaji terbitnya Perppu, untuk mengendalikan stabilitas keamanan nasional.

Demikian pernyataan sikap tokoh-tokoh lintas agama ini disampaikan kepada khalayak sebagai seruan umum. Terimakasih.

Denpasar, 29 September 2019

(Dadie)

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.