Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-74, PWNU Bali Akan Gelar PORSENUBA

PWNUBALI.OR.ID – Semangat kebangsaan pengurus PWNU Bali menghangat kembali jelang bulan Agustus ini yang identik dengan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang tahun ini menginjak usia ke-74.

Berawal dari perbincangan santai dalam pertemuan silaturahmi rutin beberapa pengurus banom dan lembaga di gedung PWNU Bali, tercetuslah gagasan untuk menggelar sebuah kegiatan yang dapat melibatkan seluruh PCNU di Bali. Karena banyak dari para pengurus tersebut memang gemar berolah raga, maka terbesitlah wacana untuk mengadakan ajang Olah Raga dan Seni untuk mengisi acara peringatan kemerdekaan RI ini.

Bacaan Lainnya

Ide dari beberapa pengurus yang rata-rata dari kalangan generasi muda NU tadi mendapat sambutan antusias dari Ketua PWNU Bali KH. Abdul Azis yang meminta agar ide ini segera dapat direalisasikan dengan melibatkan segenap unsur banom dan lembaga NU Bali baik wilayah maupun cabang.

Maka pada hari Jum’at malam (19/7), digelarlah rapat Tanfidziyyah beserta seluruh ketua Banom dan Lembaga PWNU Bali untuk membentuk struktur susunan panitia penyelenggara dan detail lomba-lomba yang akan dipertandingkan.

Dalam arahannya, Ketua PWNU Bali mengatakan, “Ajang seperti ini sangat bagus untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus wilayah dengan pengurus cabang NU di Bali, seraya membangun ikatan emosional lebih kuat antar warga NU Bali secara umum”.

Event yang dinamai ‘Pekan Olah Raga & Seni Nahdlatul Ulama Bali’ (PORSENUBA) ini rencananya menggelar 8 cabang olah raga, diantaranya futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, silat seni, lomba rebana, fashion show, dan ditutup dengan jalan sehat tersebut akan diadakan di Denpasar. Dan akan menjadi agenda tahunan PWNU Bali ke depan.

Ketua Panitia yang ditunjuk dalam rapat malam itu adalah H. Wartha Sandy, SH yang langsung saat itu juga menginstruksikan sekretaris Ispandi agar segera melengkapi keanggotaan dari setiap seksi, dan mengundang mereka semua dalam rapat perdana panitia pada Minggu (21/7) di gedung PWNU Bali jl. Pura Demak II/31, Denpasar.

“Amanah ini memang cukup berat, karena waktu yang kita miliki sangat singkat untuk mempersiapkannya. Namun mengingat dampak syiar NU Bali yang luas dari ajang ini maka saya bersedia menerimanya,” ujar mantan Ketua PW GP Ansor tersebut.

Ketua PW Muslimat NU Bali Hj. Any Hani’ah yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan sangat gembira dengan adanya kegiatan ini.

“Kami dari unsur Muslimat NU siap membantu untuk bersama-sama mensukseskan acara”. tegasnya.

Selain itu Hj. Any juga mengusulkan agar diadakan pengajian umum yang mendatangkan mubaligh ternama sebagai penutup acara dengan tema kebangsaan.

(dad)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.