Ketua PWNU Bali: Halaqah Kebangsaan Ini untuk Meluruskan Paham Kanan dan Paham Kiri

0
273

Sebagai tuan rumah acara Halaqoh Kebangsaan dan Kemandirian Ekonoi Umat (31/03/18), Ketua PWNU Bali, Bapak Abdul Aziz, tentu memberi sambutan sebagai wujud penghormatan kepada para hadirin, khusunya kepada para sesepuh tokoh NU, Pengurus NU, dan lebih khusus lagi kepada KH. Ma’ruf Amin yang menjadi pembicara utama di acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Bali menyampaikan, bahwa acara ini dikemas dengan Halaqoh Kebangsaan bertujuan untuk menimba ilmu kepada Rois ‘Am PBNU tentang wawasan kebangsaan, yang saat ini banyak paham-paham yang menimbulkan persepsi yang berbeda diantara umat, sehingga ada kelompok paham kanan dan paham kiri.

Lebih lanjut, Ketua PWNU Bali menegaskan kepada seluruh warga NU yang hadir dalam acara halaqoh, karena NU yang menjadi benteng Bangsa dan Negara, maka warga NU harus memahami tentang nilai-nilai kebangsaan untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat luas.

“Oleh karena itu, NU yang menjadi benteng  pertahanan bangsa dan Negara, harus terus-menerus menggali nilai-nilai kebangsaan, serta bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti kebangsaan yang sesungguhnya”, ucap Abdul Aziz.

Alasan mengapa warga NU harus memahami tentang nilai-nilai kebangsaan, Ketua PWNU Bali kemudian menjelaskan tujuannya adalah untuk menjalin dan menjaga hubungan antar umat dan sesama anak bangsa, yang kemudian sama-sama memiliki tujuan yang satu untuk Negeri ini.

“Tujuannya adalah, agar hubungan kita diantara umat dan sesama anak bangsa terpelihara dengan baik, sehingga bisa bersama-sama menjaga negeri ini. Bersama-sama dengan para ulama, umara’ dan semua komponen bangsa bisa seiring meraih tujuan yang sama, yaitu untuk negeri kita tercinta”, pungkasnya. (MM/MT)

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.