Di sela-sela kegiatan safari dakwah yang berlangsung, tim safari dakwah pergunu mengunjungi gedung PWNU Bali untuk bersilaturrahim bersama Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Aziz. Kunjungan silaturrahim ini dilakukan setelah melaksanakan pengajian Isro’ Mi’rajdi halaman Masjid Nurul Yaqin Br. Margasengkala Desa Bedulu kec. Blahbatuh Gianyar.
Tim safari dakwah mempertemukan Ustadz Deden yang merupakan penceramah yang mengisi setiap safari dakwah di masing-masing daerah, dengan ketua PWNU Bali (Senin, 26 Maret 2018). Di gedung PWNU bertemu langsung dengan ketua PWNU, KH. Abdul Aziz dan disambut hangat.
Dalam silaturrahim yang relatif singkat, tim safari dakwah melaporkan kegiatan safari dakwah Pergunu. Ketua PWNU menyambut baik program Pergunu Bali yang melakukan safari dakwah sebagai upaya pengenalan pergunu, dan berterimakasih serta terus memberikan semangat agar badan otonom khususnya Pergunu melakukan gerakan atau kreasi tersendiri untuk memajukan NU.
Ketua PWNU juga menyampaikan, jika banom berkembang maka NU secara tidak langsung akan maju. Begitu sebaliknya, jika banom ini tidak bergerak dan melakukan langkah positif, maka NU juga tidak bisa bisa jalan. Banom diberi kebebasan untuk memajukan organisasinya selama tetap dalam bingkai aswaja an-nahdliyah.
Seusai silaturahim dengan ketua PWNU, tim safari dakwah yang dipimpin langsung oleh sekretaris wilayah sejak perjalanan Malang sampai Badung ini, menuju kediaman salah satu ketua PC Pergunu Kab. Badung sekaligus wakil ketua umum Pergunu wilayah, ust. IPandi, SH. ()








