PWNU Bali Gelar Rakor: Fokus Program Kerja Daerah, Tak Terpengaruh Gejolak Pusat

pwnubali.or.id

DENPASAR – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Lembaga dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Bali di Hotel Nirmala, Jalan Mahendradatta, Denpasar. Pertemuan strategis ini menekankan pentingnya penguatan akar rumput dan pelaksanaan program kerja di daerah tanpa harus terbebani oleh dinamika di tingkat pusat.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam acara tersebut Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noorhadi Alhafiz, Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, ST, beserta jajaran pengurus harian, perwakilan lembaga, serta jajaran Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Dalam sesi nasihatnya, KH. Noorhadi Alhafiz berpesan agar para pengurus di tingkat wilayah hingga cabang tetap fokus pada pengabdian di daerah masing-masing. Ia meminta warga Nahdliyin di Bali tidak perlu ikut campur dalam urusan internal PBNU.

“NU sedang diterpa masalah itu sudah biasa, tapi NU akan tetap tumbuh. Sebagaimana pohon, semakin tinggi maka semakin kencang angin yang berhembus. Namun, pohon yang tinggi juga memiliki akar yang kuat. Paling hanya ranting dan daun yang jatuh; artinya hanya segelintir orang yang tidak tulus dalam berkhidmat yang akan berguguran dengan sendirinya,” tegas KH. Noorhadi.

Senada dengan Rois Syuriah, Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, menekankan bahwa agenda keumatan di Bali harus terus berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, organisasi harus tetap stabil untuk melayani masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

“Kita punya banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dikerjakan. Mulai dari penguatan sektor pendidikan melalui pengembangan madrasah di bawah naungan Ma’arif NU, penambahan pondok pesantren NU di Bali, hingga program ekonomi keumatan dan lingkungan yang menyentuh masyarakat langsung,” ujar KH. Abdul Azis.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk saling bertukar pikiran dan memberikan dukungan antarwilayah agar program-program tersebut tidak sekadar menjadi rencana, tetapi bisa terealisasi dengan baik.

Acara yang dipandu oleh H. Yunus Naim, S.Pd.I selaku moderator ini memberikan ruang luas bagi perwakilan PCNU se-Bali untuk memaparkan progres kegiatan di daerah masing-masing. Dalam diskusi tersebut, setiap PCNU menyampaikan capaian program yang telah berjalan serta memetakan berbagai kendala di lapangan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan muncul alternatif solusi dan sinergi antar-pengurus sehingga kendala teknis maupun administratif dapat teratasi secara kolektif. Rapat koordinasi ini menjadi momentum bagi PWNU Bali untuk memperkuat soliditas internal demi keberlanjutan khidmah NU di Pulau Dewata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses