pwnubali.or.id
Denpasar – Suasana hangat menyelimuti kantor Sekretariat PWNU Bali yang terletak di jalan Pura Demak, no. 31 A, Pemecatan Kelod, Denpasar Barat, Bali Selasa sore (17/1) setelah tamu yang ditunggu sejak pagi akhirnya sampai. Mereka adalah rombongan dari pengurus MWC NU Baureno, Bojonegoro, Jawa Timur yang ingin menyambung silaturahmi kepada dan berdiskusi dengan jajaran pengurus PWNU Bali.
Acara yang dijadwalkan terlaksana pukul 07.30 WITA terpaksa harus mundur jauh karena rombongan terkendala kemana di jalan. Namun demikian, tidak menyurutkan semangat 100 pengurus NU Baureno yang terdiri dari jajaran MWC NU, lembaga dan Banom MWC NU Baureno untuk hadir di sekretariat PWNU Bali.
Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I serta Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noorhadi Alhafiz didampingi jajaran pengurus PWNU, H. Achmadi, S.H, H. Khoeron, M.Pd.I dan Sulaimi, M.Pd menyambut rombongan yang dipimpin oleh KH. Ishomuddin Naufal Azis, Rois Syuriah MWC NU Baureno dan K. Arinal Haq ketua Tanfidziah MWC NU Baureno beserta rombongan.
Beliau memperkenalkan rombongan yang hadir diantaranya adalah jajaran pengurus MWC NU dipimpin oleh Rois Syuriah, KH. Ishomuddin Naufal Azis, Katib Syuriah, Iris Setiawan Jadi, Ketua Tanfidziah, K. Arinal Haq, Sekretaris, Rahmat Mualim, S.Pd. dan Bendahara, Munip, S.Pd.
Selanjutnya beliau memperkenalkan lembaga MWC NU yang ikut serta yaitu LTN NU, H. Suwarno, MM., LAZISNU, Misbahul Munir, S.Pd., LPBI NU, Hamdan Munafik, LBM NU, K. Khadziq, LP. Ma’arif NU, Fahrur Rozi, S.Pd, LDNU, K. Abdur Rouf Mubarok dan LP2NU, Murtaji.
Selain itu, ada pula Banom ikut serta diantaranya adalah, Muslimat NU, Hj. Khusnul Khotimah (Wk. Ketua), Fatayat NU, Shofiyatin (Ketua), PAC Ansor, Yajma’uddin, S.Pd. (Ketua), IPNU, Naufal. A (Wk. Ketua), IPPNU, Nur Hesty (Ketua) dan JQH, M. Choiri Al-Hafidz.
Hal ini menunjukkan soliditas dan sinergitas MWC NU Baureno Bojonegoro baik lembaga dan banom dapat dijadikan teladan bagi kepengurusan NU di daerah lain khususnya di Bali.
Diakhir acara silaturahmi tersebut, MWC NU Baureno memberikan sebuah cinderamata untuk Pengurus PWNU Bali sebagai bentuk penghargaan dan persaudaraan yang dijalin.








